Warga Patahuwe Desak Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Rumah

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Eskalasi konflik antarkampung antara Lisabata dan Patahuwe di Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Jumat (11/9/2026) malam memicu reaksi keras dari warga.

Aimoly Rey, warga Patahuwe, melayangkan surat terbuka yang mendesak pihak kepolisian agar segera menangkap dan memproses hukum para pelaku pembakaran rumah warga.

Dalam surat terbuka yang ditujukan kepada Gubernur Maluku dan Bupati SBB tersebut, warga mengecam aksi pembakaran yang menghanguskan puluhan rumah dan merusak rasa aman masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rumah adalah tempat berlindung dan bagian penting dari kehidupan sebuah keluarga. Ketika rumah masyarakat dibakar, yang dirusak bukan hanya sebuah bangunan, tetapi juga rasa aman, harta benda, dan kehidupan keluarga yang telah dibangun bertahun-tahun,” ujar Aimoly dalam surat terbukanya.

Baca Juga :  Tinjau Jalan Piru-Loki 2025, Saadiah Uluputty Dorong Pemerataan Infrastruktur Pulau Seram

Warga Patahuwe menyampaikan tiga poin desakan utama kepada pemerintah provinsi dan kabupaten SBB. Pertama, mendorong pengusutan secara menyeluruh terhadap seluruh rangkaian peristiwa konflik.

Kesua, meminta aparat penegak hukum mengusut dan memproses setiap pelaku yang terbukti melakukan pembakaran.

Ketiga, memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat terdampak, serta meminta kepala daerah turun langsung meninjau lokasi dan para pengungsi di kampung tetangga maupun tenda-tenda pengungsian.

Selain penegakan hukum terhadap pelaku di lapangan, warga lainnya juga mendesak agar aparat bertindak tegas dan meminta pertanggungjawaban pihak terkait, termasuk jajaran pemerintah desa apabila terbukti ada keterlibatan warga setempat.

“Aparat harus kejar sampai pelaku ditahan dan diminta pertanggungjawaban, bila perlu tuntut kepala desa pertanggungjawabkan perbuatan anak desa yang membakar rumah warga,” tegas salah satu warga.

Baca Juga :  Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Dalam seruannya, warga juga mengingatkan kembali pentingnya merawat nilai-nilai kearifan lokal seperti Pela-Gandong, semangat orang basudara, serta falsafah potong di kuku rasa di daging agar konflik horizontal tidak terus berlanjut dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Sementara itu, menanggapi situasi yang memanas akibat konflik Patahuwe-Lisabata, jajaran kepolisian langsung mengambil langkah cepat untuk meredam ketegangan di lapangan.

Kapolres Seram Bagian Barat dikabarkan telah mengerahkan sebanyak 92 personel gabungan untuk mengamankan lokasi kejadian, mencegah meluasnya konflik, serta memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Taniwel.

Kehadiran aparat keamanan diharapkan mampu memberikan ketenangan bagi para pengungsi dan warga terdampak. Data sementara, dilaporkan sebanyak 27 rumah warga Patahuwe terbakar, dan 4 orang luka-luka. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru
Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:34 WIT

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru

Senin, 28 September 2026 - 18:13 WIT

Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT