Jalan Raya di Negeri Hatu Rusak Akibat Abrasi, Akses Mobil Terputus

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Akses transportasi di Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, terancam lumpuh total.

Jalan raya di kawasan tersebut nyaris putus setelah hantaman gelombang laut memicu abrasi hebat yang meruntuhkan talud penahan jalan.

Kondisi jalan yang kian memprihatinkan ini membuat kendaraan roda empat sama sekali tidak dapat melintas. Saat ini, jalur tersebut hanya bisa dilewati oleh sepeda motor dengan ekstra hati-hati.

Kerusakan jalan yang berlokasi tak jauh dari Bandara Pattimura ini memicu reaksi keras dari warga setempat.

Masyarakat mempertanyakan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menangani infrastruktur yang menjadi urat nadi ekonomi warga Leihitu Barat tersebut.

Seorang warga melalui media sosial mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyoroti kunjungan kerja Wakil Bupati di wilayah Leihitu Barat baru-baru ini yang diduga tidak melewati jalur rusak tersebut, sehingga kondisi riil di lapangan tidak terpantau langsung.

“Sepertinya saat kunjungan kemarin, pejabat melewati jalur alternatif dari Hitu. Padahal, jika lewat jalur Hatu, jaraknya jauh lebih dekat. Sayangnya, karena jalan rusak, akses kami jadi terhambat. Kami berharap Bapak Wakil Bupati bisa melihat langsung kondisi ini,” tulis salah satu warga di kolom komentar Facebook.

Baca Juga :  Lapas Piru Razia Kamar Tahanan, Temukan Sejumlah Benda Tajam

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap adanya langkah cepat dari Dinas Pekerjaan Umum atau pihak terkait untuk melakukan perbaikan darurat sebelum jalan benar-benar putus total dan mengisolasi wilayah tersebut. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara
Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib di Maluku Jadi Komitmen Daerah
Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 17:41 WIT

Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam

Kamis, 24 September 2026 - 11:51 WIT

KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT