Wow! TNI Bakal Garap 1.454 Hektare Lahan untuk Sawah di SBT dan Malteng

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bakal mencetak sawah seluas 1.454 Hektare di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Kabupaten Maluku Tengah. Penggarapan sawah ini diklaim sebagai upaya menjaga kedaulatan pangan.

Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dodi Triwinarto, menghadiri langsung penandatanganan Kontrak Konstruksi Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026 bersama Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian di Ballroom Hotel The Margo, Depok, Rabu (13/5/2026).

Dalam kontrak tersebut, Kodam XV/Pattimura dipercaya untuk menggarap lahan seluas 1.454 hektar yang tersebar di 11 titik.

Kabupaten Seram Bagian Timur mendapat alokasi terbesar seluas 1.362 hektar yang tersebar di 9 desa. Sedangkan Kabupaten Maluku Tengah mencakup lahan seluas 92 hektar di 2 desa.

Mayjen TNI Dodi Triwinarto menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program cetak sawah ini adalah bentuk pengabdian tulus untuk mendongkrak kesejahteraan petani dan masyarakat lokal.

TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan urusan pangan rakyat terjamin dan roda ekonomi desa bergerak maju.

“Program cetak sawah ini bukan sekadar proyek konstruksi, melainkan janji kami untuk hadir di tengah kesulitan rakyat. Kami ingin memastikan tanah Maluku yang subur ini memberikan manfaat nyata. TNI akan mengawal proses ini dengan penuh integritas agar setiap jengkal tanah yang dicetak mampu melahirkan kemandirian pangan yang berkelanjutan di Bumi Raja-Raja,” ujar Pangdam.

Baca Juga :  Sambuta Presiden Prabowo, Pemprov Maluku dan Pemkab KKT Kebut Kesiapan Groundbreaking Blok Masela

Kegiatan yang berlangsung produktif dari pagi hingga malam hari tersebut juga dihadiri oleh Bupati Maluku Tengah serta jajaran pejabat Kodam XV/Pattimura.

Prosesi penandatanganan diawali dengan pengarahan dari Irjen Kementerian Pertanian, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI dalam menghadapi tantangan krisis pangan global. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru
Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:34 WIT

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT