Tolak Konservasi Pulau Damer, P3MD Ambon Sodorkan Kajian Akademik ke Pemprov Maluku

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Persatuan Pemuda Pelajar Mahasiswa Damer (P3MD) Ambon bergerak cepat memenuhi arahan Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku.

Mereka resmi menyerahkan dokumen kajian akademik yang berisi penolakan keras terhadap rencana konservasi di Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Jumat (29/5/2026) untuk diteruskan langsung kepada Gubernur.

Kajian ilmiah tersebut merinci dampak fatal jika rencana konservasi dipaksakan, terutama bagi masyarakat Pulau Damer yang menggantungkan hidupnya pada sektor kelautan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada tiga aspek krusial yang disoroti dalam dokumen tersebut. Pertama, aspek sosial dan budaya, dimana potensi tergerusnya tatanan hidup masyarakat lokal.

Kedua ancaman terhadap hak-hak adat yang sudah melekat turun-temurun. Ketiga, aspek perekonomian masyarakat, dampak langsung terhadap mata pencaharian nelayan setempat.

Baca Juga :  P3MD Ambon Tolak dan Minta Penetapan Kawasan Konservasi Pulau Damer Ditinjau Ulang

Dokumen ini bukan sekadar surat penolakan biasa, melainkan hasil kolaborasi erat dengan para akademisi senior asal Pulau Damer.

Tim penulis dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Aholiab Watloly, S.PAK., M.Hum. selaku Ketua, dan Dr. Ir. Oni Frengky Rumihin, M.M., M.T. sebagai Sekretaris. Mereka menegaskan bahwa analisis yang disodorkan bersifat kritis, objektif, dan berpijak pada realitas sosial di lapangan.

Ketua P3MD-Ambon, Aldi Umkeketo, menegaskan bahwa dokumen ini adalah representasi resmi dari jeritan hati dan aspirasi masyarakat adat Pulau Damer.

“Kami berharap pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dapat melihat persoalan rencana konservasi di Pulau Damer ini secara lebih adil, manusiawi, partisipatif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat lokal,” tegas Umkeketo.

Baca Juga :  Bupati Busel Minta Maaf ke Petugas Sampah, Ancam Putus Kontrak Vendor Nakal

Menurut Umkeketo, langkah taktis ini diambil sebagai tindak lanjut dari aksi demonstrasi dan audiensi yang digelar P3MD bersama Sekda Maluku serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku beberapa waktu lalu.

Saat itu, Sekda Maluku mengarahkan P3MD untuk menyusun kajian ilmiah yang komprehensif, sekaligus melampirkan surat penolakan resmi dari para kepala desa yang wilayah petuanannya (wilayah adat) terdampak langsung oleh zona inti konservasi.

Kini, bola panas berada di tangan Pemerintah Provinsi. P3MD Ambon mendesak Pemprov Maluku untuk bergerak cepat menindaklanjuti berkas tersebut.

“Kameminta agar seluruh dokumen kajian kritis dan surat penolakan dari desa-desa terdampak segera diteruskan ke Jakarta, langsung ke meja Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia,”tandasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru
Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:34 WIT

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru

Senin, 28 September 2026 - 18:13 WIT

Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT