Kapolda dan Pangdam Minta Warga Tahan Diri, Bentrok Lisabata-Patahuwe Diproses Hukum

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 13:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto, bersama Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto melakukan pertemuan bersama Wakil Bupati Seram Bagian Barat Selfinus Kainama beserta Kepala Desa Lisabata dan Patahuwe di kantor Camat Taniwel, Sabtu (12/9/2026) dini untuk meredam situasi pasca-insiden antara warga Desa Lisabata dan Desa Patahuwe. (Foto : Humas Polda Maluku)

Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto, bersama Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto melakukan pertemuan bersama Wakil Bupati Seram Bagian Barat Selfinus Kainama beserta Kepala Desa Lisabata dan Patahuwe di kantor Camat Taniwel, Sabtu (12/9/2026) dini untuk meredam situasi pasca-insiden antara warga Desa Lisabata dan Desa Patahuwe. (Foto : Humas Polda Maluku)

AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto, bersama Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, turun langsung ke Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), untuk meredam situasi pasca-insiden antara warga Desa Lisabata dan Desa Patahuwe.

Didampingi pejabat utama Polda Maluku dan Kodam XV/Pattimura, kedua pimpinan TNI-Polri tersebut tiba di lokasi pada Sabtu (12/9/2026) dini hari pukul 02.20 WIT. Langkah cepat ini dilakukan guna memastikan situasi tetap terkendali sekaligus mencegah meluasnya ketegangan di tengah masyarakat.

Setibanya di sana, Kapolda dan Pangdam langsung meninjau rumah warga yang terbakar serta melihat kondisi masyarakat yang terdampak. Agenda kemudian dilanjutkan dengan menggelar pertemuan bersama unsur pemerintah daerah serta Kepala Desa Lisabata dan Patahuwe di Kantor Camat Taniwel.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan itu, Kapolda Maluku menegaskan agar masyarakat dari kedua desa dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi memperkeruh keadaan.

Ia meminta para raja atau kepala desa untuk aktif menenangkan warga dan membangun komunikasi cepat jika muncul persoalan di lapangan.

Baca Juga :  Nilai Tertinggi Tapi Didepak, Apif Hatala Gugat Kades Lisabata ke PTUN Ambon

“Masing-masing raja harus menenangkan masyarakatnya. Kita harus sama-sama menjaga situasi agar tetap aman. Jangan sampai ada orang yang memprovokasi atau orang-orang yang tidak menginginkan Maluku ini aman,” tegas Kapolda.

Kapolda juga meminta warga Patahuwe untuk bersabar dan menyerahkan penyelesaian masalah melalui mekanisme hukum serta komunikasi yang baik, bukan dengan tindakan yang merugikan diri sendiri.

Selain itu, Kapolda menyoroti pentingnya penyebaran informasi yang bijak di media sosial. Ia mengajak seluruh pihak, khususnya media, untuk mengedepankan Peace Journalism (jurnalisme damai) dengan menggunakan bahasa yang sejuk.

“Kepada media, agar mengedepankan ‘Peace Journalism’ atau jurnalisme damai dengan menggunakan kata-kata yang dingin. Jangan menggunakan kata-kata yang justru membuat situasi semakin panas,” ujar Dadang.

Senada dengan Kapolda, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menyatakan bahwa kehadiran mereka di Taniwel adalah wujud kepedulian nyata terhadap keselamatan masyarakat.

“Kami hadir di sini karena sayang kepada masyarakat. Jangan sampai persoalan ini berkembang dan menimbulkan keresahan yang lebih luas,” ucap Pangdam, sembari mendorong penyelesaian masalah lewat semangat gotong royong dan pendekatan persuasif.

Baca Juga :  27 Rumah Terbakar dalam Insiden Lisabata-Patahuwe, 4 Warga Dilaporkan Luka

Sementara itu, Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama memastikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan dukungan bagi warga terdampak serta mendorong penyelesaian damai. Proses penegakan hukum atas dugaan tindak pidana yang terjadi juga terus berjalan melalui penyelidikan aparat kepolisian.

Sekitar pukul 04.30 WIT, Kapolda Maluku bersama Pangdam XV/Pattimura dan rombongan meninggalkan lokasi. Hingga saat itu, situasi di Taniwel terpantau aman dan kondusif, sementara aparat gabungan TNI-Polri bersama pemda terus bersiaga melakukan pemantauan demi keamanan masyarakat.

Seperti diketahui, sebanyak 27 rumah warga dan satu unit sepeda motor dilaporkan terbakar dalam insiden yang terjadi di Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Jumat (11/9/2026).

Peristiwa tersebut juga menyebabkan empat warga dari salah satu desa dilaporkan mengalami luka akibat terkena tembakan senjata angin.

Laporan awal kepolisian menyebutkan, insiden bermula dari kebakaran lahan warga Lisabata yang kemudian berkembang menjadi kesalahpahaman dan ketegangan antarwarga dari Desa Lisabata dan Desa Patahuwe. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru
Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:34 WIT

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru

Senin, 28 September 2026 - 18:13 WIT

Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT