Satu Hektare Lahan Terbakar di Patahuwe, Kapolres SBB Pimpin Pemadaman

- Penulis

Senin, 14 September 2026 - 21:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM
— Respons cepat ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor Seram Bagian Barat (Polres SBB) dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Kapolres SBB AKBP Refindo P. Rulando, bahkan turun langsung memimpin upaya pemadaman setelah secara tidak sengaja melintasi lokasi kejadian saat api masih membakar lahan pada Minggu (13/9/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Desa Patahuwe, Dusun Ulia sekitar pukul 21.30 WIT. Berdasarkan hasil pemantauan awal, terdapat satu titik api dengan luas lahan terdampak diperkirakan sekitar satu hektare.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kondisi tersebut, Kapolres SBB tidak menunggu proses penanganan berlangsung lebih lama. Ia langsung menghentikan perjalanan dan bersama personel kepolisian yang berada di sekitar lokasi memimpin upaya pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya.

Baca Juga :  Limbah Kos Dibuang ke Drainase, Wali Kota Ambon Ancam Beri Sanksi Tegas

Upaya tersebut melibatkan personel Polres SBB yang sedang melaksanakan pengamanan di Desa Patahuwe, personel Polsek Taniwel, serta masyarakat setempat.

Pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIT. Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas ke area lainnya.

Kapolres SBB AKBP Refindo P. Rulando mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan kecepatan karena kondisi api dapat dengan cepat meluas dan mengancam lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

“Begitu melihat adanya kebakaran, kami langsung berhenti dan melakukan upaya pemadaman bersama personel dan masyarakat. Prinsipnya, api harus segera dikendalikan agar tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” kata Refindo.

Baca Juga :  Polda Maluku Minta Personel Siaga Penuh Hadapi El Nino dan Karhutla

Ia menegaskan, jajaran Polres SBB akan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya dengan melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan awal apabila ditemukan titik api.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, mengingat kondisi kebakaran dapat berkembang dan sulit dikendalikan apabila tidak segera ditangani. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLHP Diminta Tak Ragu Tutup Lagi Mie Gacoan Ambon
Sharing Session FMI Maluku Dorong Budaya Pendakian Aman dan Peduli Lingkungan
Perkuat Konservasi Laut Maluku, Jejaring Kolaborasi Susun dan Uji Coba SOP Pengawasan
Yayasan SAHARI Hadirkan Info Iklim untuk Petani-Nelayan di Pulau Kecil Maluku
BMKG: Potensi Kekeringan di Maluku Berlanjut Hingga Awal 2027
Dukung RUU Perubahan Iklim, Unpatti Sediakan Kajian Akademik untuk DPR RI
14,6 Ribu Hektare Hutan dan Lahan di Maluku Terbakar, Terluas Keenam di Indonesia
SiPongi⁺ Kemenhut Catat 485 Titik Panas di Wilayah Maluku

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:53 WIT

DLHP Diminta Tak Ragu Tutup Lagi Mie Gacoan Ambon

Senin, 21 September 2026 - 16:52 WIT

Sharing Session FMI Maluku Dorong Budaya Pendakian Aman dan Peduli Lingkungan

Senin, 14 September 2026 - 21:22 WIT

Satu Hektare Lahan Terbakar di Patahuwe, Kapolres SBB Pimpin Pemadaman

Rabu, 9 September 2026 - 09:57 WIT

Perkuat Konservasi Laut Maluku, Jejaring Kolaborasi Susun dan Uji Coba SOP Pengawasan

Rabu, 2 September 2026 - 19:36 WIT

Yayasan SAHARI Hadirkan Info Iklim untuk Petani-Nelayan di Pulau Kecil Maluku

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT