BULA, HEADLINETIMUR.COM — Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga serta peran Tim Penggerak PKK dalam membangun generasi berkualitas menuju visi Indonesia Emas 2045.
Hal itu disampaikannya saat membuka
Rapat Kerja (Rakerda) TP-PKK Kabupaten SBT yang mengusung tema “Sinergi Gerakan PKK dalam Mewujudkan Sapta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”, di aula kantor Kementerian Agama SBT di Bula, Selasa (15/9/2029).
Menurut Fachri, visi besar pembangunan SBT—mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, sejahtera, dan berbudi luhur—membutuhkan kerja sama lintas elemen yang bertumpu pada empat pilar utama PKK.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Pertama, PPK berada di garis depan lewat penguatan Posyandu, perilaku hidup bersih dan sehat, pemenuhan gizi, pencegahan stunting, serta kesehatan ibu dan anak.
Kedua, meningkatkan kualitas pendidikan keluarga, penerapan pola asuh yang tepat, dan penguatan literasi anak. Ketiga, menggerakkan ekonomi keluarga melalui UMKM, pemanfaatan potensi lokal, dan ketahanan pangan.
Keempat, menanamkan nilai agama, etika, gotong royong, serta kecintaan terhadap daerah.
Fachri juga menekankan pentingnya koordinasi tanpa ego sektoral dari tingkat kabupaten hingga desa, serta meminta kader PKK menjadi teladan yang mendampingi keluarga untuk mandiri.
Sagu sebagai Kekuatan Ekonomi Baru
Selain ketahanan keluarga, Fachri menyoroti potensi besar SBT di sektor pertanian, perikanan, perkebunan, hingga pariwisata. Pemerintah daerah saat ini tengah menggenjot pengembangan komoditas lokal, khususnya sagu.
“Sagu itu makanan sehat, rendah gula, tahan lama tanpa pengawet, dan berlimpah di negeri kita,” ujar Fachri.
Pemerintah daerah telah menyiapkan langkah konkret, termasuk rencana kerja sama dengan investor yang ditargetkan meneken nota kesepahaman (MoU) pada November mendatang. Ia berharap kader PKK dan masyarakat SBT dapat aktif mengambil bagian dalam rantai pengelolaannya.
“Menuju Indonesia Emas 2045, investasi terbesar kita hari ini adalah kualitas manusia. Mari bergandengan tangan mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya. (HT-01)








