Desa Hunuth di Ambon Jadi Inspirasi Inklusi bagi Delegasi Australia Awards

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON,HT—Sebanyak 27 peserta kursus Governance and Public Policy for Sub-National Government mengunjungi Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (27/1/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari Post-course Workshop studi singkat tata kelola kebijakan publik yang diselenggarakan oleh Australia Awards di Indonesia bekerja sama dengan SKALA (Program Kemitraan Australia–Indonesia untuk Akselerasi Layanan Dasar).

Kunjungan ini bertujuan memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam kebijakan publik, digitalisasi, dan administrasi pemerintahan di wilayah Indonesia Timur. Para peserta merupakan perwakilan dari berbagai instansi lintas sektoral, mulai dari kementerian pusat (Bappenas, Kemendagri, Kemenkeu) hingga jajaran OPD teknis di daerah (Bappeda, Inspektorat, Dinas Kesehatan, hingga Diskominfo).

Jemmy Talakua, Koordinator Program INKLUSI Rumah Generasi, menjelaskan,  Desa Hunuth dipilih karena statusnya sebagai salah satu dari 15 desa dampingan Yayasan Rumah Generasi, mitra lokal Yayasan BaKTI dalam Program INKLUSI (Kemitraan Australia–Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif).

Di bawah payung Program INKLUSI-BaKTI, Yayasan Rumah Generasi bersinergi dengan Pemerintah Kota Ambon dan masyarakat melalui Kelompok Kerja (Pokja) Inklusi. Beberapa pencapaian kunci yang dipelajari peserta di Desa Hunuth.

Pencapaian tersebut, antara lain advokasi kelompok rentan, dimana Pokja Inklusi berperan aktif mendampingi kelompok marginal yang sebelumnya tidak terdata untuk mendapatkan administrasi kependudukan dan akses bantuan sosial.

Kemudian,membangun jejaring penanganan kasus kekerasan yang terhubung langsung dengan UPTD PPA Kota Ambon, Pokja Inklusi telah diakui sebagai lembaga resmi desa yang mendapatkan alokasi Dana Desa, berkat dukungan kebijakan dari DP3AMD Kota Ambon.

Baca Juga :  Pelaku UMKM Desa Lokki Tolak Pembangunan Gerai Indomaret dan Alfamidi

Selain pengorganisasian masyarakat, Desa Hunuth memamerkan terobosan digital berupa Pangkalan Data Desa berbasis web. Dikembangkan bersama Perdikan-Insist Yogyakarta melalui dukungan Program INKLUSI, pangkalan data ini mencakup informasi mendalam mengenai kelompok rentan.

“Data ini menjadi instrumen krusial bagi pemerintah desa untuk memastikan perencanaan dan penganggaran pembangunan lebih tepat sasaran dan inklusif,”ujar Jemmy dalam keterangan tertulis, pada 27 Januari 2026 lalu.

Melalui kunjungan lapangan ini, para peserta diharapkan dapat membawa pulang pembelajaran praktis mengenai pembangunan inklusif di tingkat akar rumput untuk direplikasi di daerah asal masing-masing. (HT-02)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara
Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib di Maluku Jadi Komitmen Daerah
Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 17:41 WIT

Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam

Kamis, 24 September 2026 - 11:51 WIT

KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT