Eks Pasar Inpres Ambon Resmi Jadi Area Penumpukan Petikemas

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 09:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena bersama perwakilan PT Pelindo menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan lahan bekas Pasar Inprers Ambon menjadi area penumpukan petikemas, Senin (20/4/2026). Foto : Humas Pemkot Ambon.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena bersama perwakilan PT Pelindo menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan lahan bekas Pasar Inprers Ambon menjadi area penumpukan petikemas, Senin (20/4/2026). Foto : Humas Pemkot Ambon.

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus memacu optimalisasi aset daerah melalui penguatan kerja sama strategis.

Langkah terbaru ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemkot Ambon dan PT Pelindo terkait pemanfaatan lahan milik pemerintah kota sebagai area penumpukan petikemas.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi kolaboratif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Balai Kota Ambon, Senin (20/4/2026).

“Apel pagi ini dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Pemkot dan PT Pelindo, khusus untuk pemanfaatan lahan milik pemerintah kota bagi aktivitas petikemas,” ujar Wali Kota.

Secara spesifik, lahan yang akan digunakan adalah kawasan eks Pasar Inpres Ambon.

Wali Kota pun menyampaikan apresiasinya kepada PT Pelindo yang telah memercayakan pengelolaan logistiknya di lahan milik daerah tersebut.

Baca Juga :  27 Rumah Terbakar dalam Insiden Lisabata-Patahuwe, 4 Warga Dilaporkan Luka

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pelindo yang terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Ambon. Pemanfaatan lahan eks Pasar Inpres ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penataan logistik dan pendapatan daerah,” lanjutnya.

Kerja sama ini dinilai sebagai langkah strategis dalam optimalisasi aset yang selama ini belum tergarap maksimal.

Selain itu, sinergi ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung percepatan pembangunan di Kota Ambon. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara
Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib di Maluku Jadi Komitmen Daerah
Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 17:41 WIT

Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam

Kamis, 24 September 2026 - 11:51 WIT

KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT