Hadapi Krisis Bumi, Sekda Maluku Ajak Warga Lakukan ‘Pertobatan Ekologi’

- Penulis

Senin, 29 Juni 2026 - 13:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, secara resmi membuka aksi bersih lingkungan dalam rangka Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Resto Sari Gurih, Lateri, Kota Ambon, Senin (29/6/2026).

Mengusung tema “Act Now for Climate, Saatnya Bekerja untuk Iklim”, agenda ini menjadi seruan bersama untuk memperkuat aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim global.

Saat membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup, Muhammad Jumhur Hidayat, Sadali menegaskan bahwa peringatan HLH harus menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen menjaga bumi demi masa depan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sadali menjelaskan, saat ini dunia tengah menghadapi tiga krisis planet sekaligus (Triple Planetary Crisis), yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan.

Ketiga persoalan besar ini saling berkaitan dan mengancam stabilitas ekologi, ekonomi, hingga keberlangsungan hidup masyarakat.

Baca Juga :  Pulihkan Laut, Sahabat Pante Liang Transplantasi Karang Perdana

Dalam menghadapi tantangan tersebut, Indonesia tetap berkomitmen menjalankan Paris Agreement.

Targetnya adalah menurunkan emisi sebesar 31,89 persen dengan usaha sendiri, dan mencapai 43,20 persen lewat dukungan internasional pada tahun 2030.

Langkah ini diperkuat melalui strategi jangka panjang pembangunan rendah karbon (Long-Term Strategy for Low Carbon and Climate Resilience 2050).

Sebagai negara kepulauan, Indonesia—termasuk wilayah Maluku—sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Lebih dari 60 persen penduduk tinggal di kawasan pesisir yang kini dibayangi ancaman kenaikan permukaan air laut, cuaca ekstrem, serta gangguan ketahanan pangan.

Kondisi tersebut kian diperparah oleh persoalan sampah. Indonesia memproduksi sekitar 51 juta ton sampah setiap tahunnya, di mana sebagian besar belum dikelola optimal hingga memicu pencemaran serius dan pelepasan emisi gas metana.

Menyikapi hal itu, Sekda Sadali mengajak seluruh lapisan masyarakat di Maluku untuk memulai perubahan dari lingkungan terkecil.

Baca Juga :  DLHP Ambon Bersihkan TPS Liar Kebun Cengkeh, RT Diminta Pasang Imbauan Larangan

Langkah konkret yang bisa dilakukan antara lain memilah sampah dari rumah, mengurangi plastik sekali pakai, menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), mengaktifkan bank sampah, hingga menggencarkan penanaman pohon.

“Marilah kita menjadikan Gerakan Indonesia Asri sebagai budaya baru bangsa. Dengan melakukan pertobatan ekologis dan mengubah perilaku terhadap lingkungan, kita tidak hanya menjaga bumi, tetapi juga mewariskan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Sadali.

Pantauan di lokasi, kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Maluku, pimpinan OPD, jajaran TNI-Polri, Bakamla RI, perwakilan perguruan tinggi, serta pejabat Kementerian Lingkungan Hidup.

Hadir pula perwakilan pemerintah kabupaten/kota, organisasi lingkungan, pengelola bank sampah, pihak BUMN, serta berbagai elemen masyarakat. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

49 Ribu Warga Maluku Terdampak Kenaikan Air Laut
DLHP Diminta Tak Ragu Tutup Lagi Mie Gacoan Ambon
Sharing Session FMI Maluku Dorong Budaya Pendakian Aman dan Peduli Lingkungan
Satu Hektare Lahan Terbakar di Patahuwe, Kapolres SBB Pimpin Pemadaman
Perkuat Konservasi Laut Maluku, Jejaring Kolaborasi Susun dan Uji Coba SOP Pengawasan
Yayasan SAHARI Hadirkan Info Iklim untuk Petani-Nelayan di Pulau Kecil Maluku
BMKG: Potensi Kekeringan di Maluku Berlanjut Hingga Awal 2027
Dukung RUU Perubahan Iklim, Unpatti Sediakan Kajian Akademik untuk DPR RI

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:08 WIT

49 Ribu Warga Maluku Terdampak Kenaikan Air Laut

Senin, 21 September 2026 - 17:53 WIT

DLHP Diminta Tak Ragu Tutup Lagi Mie Gacoan Ambon

Senin, 21 September 2026 - 16:52 WIT

Sharing Session FMI Maluku Dorong Budaya Pendakian Aman dan Peduli Lingkungan

Senin, 14 September 2026 - 21:22 WIT

Satu Hektare Lahan Terbakar di Patahuwe, Kapolres SBB Pimpin Pemadaman

Rabu, 9 September 2026 - 09:57 WIT

Perkuat Konservasi Laut Maluku, Jejaring Kolaborasi Susun dan Uji Coba SOP Pengawasan

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT