AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, secara resmi membuka Rapat Komite Pengarah Program INOVASI Fase 3 Provinsi Maluku ke-3 yang diselenggarakan di Lantai 5 Hotel Santika Ambon, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini mengusung tema strategis: “Upaya Perbaikan Kualitas Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Anak-anak melalui Peran Ekosistem Pendidikan di Daerah.”
Dalam sambutannya, Sadali menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Bumi Raja-Raja.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Australia melalui Program INOVASI.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Maluku, saya mengapresiasi semangat kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Australia melalui Program INOVASI. Program ini terbukti memberikan kontribusi nyata dalam mendorong perubahan positif bagi dunia pendidikan di Maluku,” ujar Sadali.
Menurut Sadali, berbagai inisiatif seperti program SKALA, Inklusi, dan INOVASI Fase 3 berperan vital dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi.
Namun, ia menggarisbawahi bahwa tantangan terbesar saat ini terletak pada kesiapan sumber daya manusia.
“Tantangan terbesar kita adalah memastikan guru dan tenaga kependidikan memiliki kemampuan literasi digital yang mumpuni. Saya berharap Program INOVASI Fase 3 dapat fokus meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi di ruang-ruang kelas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sadali menambahkan bahwa penguatan literasi, numerasi, dan karakter adalah fondasi utama dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas serta berkelanjutan.
Ia menilai keberhasilan di tingkat pendidikan dasar akan menjadi penentu kualitas generasi pada jenjang berikutnya.
Oleh karena itu, sinergi antar tingkat pemerintahan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
“Melalui rapat komite pengarah ini, mari kita perkuat komitmen dan sinergi untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkeadilan sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan di Provinsi Maluku,” tutupnya. (HT-01)








