Bupati SBT: Kritik Adalah Nutrisi, Asalkan Berbasis Data Valid

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 19:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Seram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri saat menyampaikan arahan kepada ASN pada apel perdana usai libur Lebaran, Rabu (1/4/2026). Foto : Tangkapan layar video

Bupati Seram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri saat menyampaikan arahan kepada ASN pada apel perdana usai libur Lebaran, Rabu (1/4/2026). Foto : Tangkapan layar video

AMBON, HEADLINETIMUR.COM –
Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, menegaskan bahwa dirinya tidak anti-kritik. Baginya, kritik justru merupakan ‘nutrisi’ bagi jalannya pemerintahan.

Oleh karena itu, ia mengaku sama sekali tidak alergi terhadap masukan atau teguran yang dialamatkan kepadanya.

Namun, Fachri menyayangkan tren kritik belakangan ini yang datang dari sejumlah kelompok tanpa didasari data yang benar.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, banyak kritik yang muncul hanya berdasarkan desas-desus tanpa proses kroscek terlebih dahulu.

“Kebanyakan hanya mendengar dari orang lain tanpa mencari tahu kebenarannya. Mereka berbicara sesuka hati dan menulis di media sosial seolah-olah informasi itu benar,” ungkap Fachri dalam arahannya pada apel perdana usai Libur Lebaran Idulfitri, di halaman kantor Bupati SBT, Kota Bula, Senin  (30/3/2026).

Baca Juga :  HUT ke-81 Provinsi Maluku, Gubernur Beberkan Capaian dan Tantangan Pembangunan

Sebagai pejabat publik, Fachri mempersilakan siapa pun untuk melakukan koreksi terhadap kinerjanya.

Namun, ia menekankan pentingnya data yang akurat agar kritik tersebut menjadi bahan evaluasi yang konstruktif, bukan justru menebar fitnah atau hoaks di tengah masyarakat.

Ia mengaku sering menemui kritik yang tidak disertai data autentik, sehingga ia memilih untuk tidak terlalu meresponsnya.

“Kalau datanya tidak valid, apa yang mau kita tanggapi? Jangan sampai waktu kita terbuang sia-sia hanya untuk merespons informasi yang tidak benar di ruang publik,” tegas Bupati Fachri.

Pesan Moral dan Etika Informasi

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang berbunyi: “Cukuplah seseorang dianggap telah melakukan kedustaan bila dia menceritakan semua yang ia dengarkan.”

Hadis tersebut, menurut Fachri, bermakna bahwa tidak semua informasi yang didengar itu benar.

Baca Juga :  Evaluasi PAD 2025, Wagub Maluku Tekankan Kemandirian Fiskal

Masalah muncul ketika seseorang menelan mentah-mentah informasi tersebut lalu menyebarkannya seolah-olah sudah terkonfirmasi.

“Kadang-kadang, orang yang mendengarkan informasi jauh lebih yakin daripada pemberi informasinya sendiri. Itu bukan cara atau metodologi yang benar,” ujarnya.

Mengakhiri pernyataannya, Bupati mengingatkan para pegawainya untuk selalu melakukan verifikasi dan konfirmasi sebelum menyebarkan informasi apa pun.

Hal ini penting untuk menghindari penyesalan di kemudian hari akibat penyebaran berita bohong.

“Cek dan verifikasi dulu informasinya. Jangan sampai menyesal saat informasi tidak benar sudah telanjur tersebar, apalagi melalui media sosial. Ingat, ada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang memiliki konsekuensi hukum. Kita harus lebih mawas diri, berhati-hati, dan berikhtiar,” tutup Bupati. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah
Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik
Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan
Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027
Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang
Maluku Raih Penghargaan Terbaik I dan Stimulan Rp2 Miliar dari Kemendagri
Dorong Kebijakan Berbasis Data, Pemprov Maluku dan Pemkot Tual Hibah Lahan Strategis ke BPS
Gubernur Maluku : Batas Taman Nasional Manusela Harus Ditetapkan Ulang

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:04 WIT

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:16 WIT

Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik

Minggu, 20 September 2026 - 14:52 WIT

Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIT

Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:36 WIT

Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT