AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama dalam mendorong percepatan pembangunan dan menarik investasi di Bumi Raja-Raja.
Hal tersebut disampaikannya saat menggelar agenda buka puasa bersama para Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) wilayah Maluku dan Kota Ambon.
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini digelar di Resto Sari Gurih, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Jumat (13/3/2026).
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kapolda menekankan bahwa momentum Ramadan 1447 Hijriah ini menjadi kesempatan emas untuk mempererat sinergi antara Polri dengan elemen strategis masyarakat, terutama kalangan mahasiswa dan pemuda.
“Generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan agen perdamaian. Dukungan kalian sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial di daerah ini,” ujar Irjen Pol. Dadang Hartanto.
Kapolda menambahkan bahwa potensi sumber daya alam Maluku yang melimpah tidak akan bisa dikelola secara maksimal jika situasi keamanan tidak kondusif.
“Stabilitas keamanan adalah faktor atau kunci utama yang menentukan apakah investasi dapat masuk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat atau tidak,” jelasnya.
Menyoroti dinamika di lapangan, Kapolda mengungkapkan bahwa konflik sosial di Maluku sering kali dipicu oleh masalah klasik seperti peredaran minuman keras, sengketa tapal batas, hingga ego kelompok.
Menghadapi hal tersebut, ia mengedepankan pendekatan soft approach melalui edukasi.
“Edukasi adalah investasi jangka panjang untuk membangun masyarakat yang harmonis. Saya juga berharap setiap penyampaian aspirasi dilakukan secara konstruktif, damai, dan tertib,” tegas Jenderal bintang dua tersebut.
Sinergi Tokoh Agama dan Pemuda
Senada dengan Kapolda, Ketua MUI Provinsi Maluku, Prof. Dr. H. Abdullah Latupono, M.Pd.I., dalam tausiyahnya mengajak seluruh hadirin untuk memperkuat ukhuwah (persaudaraan) dan meningkatkan kualitas keimanan serta kepedulian sosial selama bulan suci.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakapolda Maluku, Irwasda, para Rektor perguruan tinggi di Ambon, serta Pejabat Utama Polda Maluku. Pertemuan diakhiri dengan pembagian takjil, buka puasa bersama, dan salat Magrib berjamaah yang memperlihatkan dialog hangat antara kepolisian dan tokoh pemuda.
Melalui kemitraan strategis ini, Polri berharap generasi muda Maluku dapat berdiri di garda terdepan sebagai penjaga persatuan, demi terciptanya situasi kondusif yang mendukung kemajuan Provinsi Maluku ke depan.
(HT-01)










