AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Pemkab Malteng) terus memperjelas komitmennya dalam mendorong kawasan Banda Neira menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia.
Langkah ini dimatangkan melalui keikutsertaan dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Pembangunan Infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Banda Neira yang digelar oleh Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), di Ambon, Rabu (22/7/2026).
Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan kebijakan, memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta merancang peta jalan infrastruktur berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan infrastruktur yang direncanakan mencakup penataan kawasan cagar budaya, peningkatan konektivitas aksesibilitas darat dan laut, pembenahan fasilitas umum pendukung pariwisata, hingga pengelolaan lingkungan berbasis keberlanjutan.
Mengikuti kegiatan secara daring dari Jakarta di sela-sela agenda Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) di Lemhannas RI, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menegaskan bahwa pemkab memiliki cita-cita besar dalam membangun branding Banda Neira secara global.
“Kami ingin ketika orang berbicara tentang warisan budaya dunia, sejarah jalur rempah, pariwisata berkualitas, dan pesona alam yang luar biasa, nama pertama yang terlintas di benak mereka adalah Banda,” ujar Zulkarnain.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur fisik harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap nilai-nilai sejarah dan kelestarian ekosistem laut Banda yang bernilai tinggi.
Sinergi bersama Kementerian PU ini diharapkan tidak hanya mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi kesejahteraan masyarakat lokal.
“Dengan dukungan infrastruktur yang matang dan terintegrasi, Banda Neira optimistis mampu memperkuat identitasnya sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata Indonesia di panggung dunia, ” pungkasnya. (HT-01)









