AIIB Siap Kucurkan Dana untuk PSN MIP, Bidik Sektor Perikanan

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Rencana pengembangan Pelabuhan Terpadu Maluku atau Maluku Integrated Port (MIP) sebagai kawasan perikanan dan logistik terpadu di Provinsi Maluku terus mendapat dukungan internasional.

Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya audiensi antara Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, didampingi Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anton Lailossa, bersama Senior Investment Officer Public Sector Clients Department Regional 1 Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Niraja Shukla, di Ruang Rapat Gubernur, Jumat (10/7/2026).

Setelah sebelumnya mendapat dukungan dari World Bank, kini AIIB juga menyatakan ketertarikannya untuk berkontribusi dalam pendanaan proyek strategis tersebut, khususnya pada pengembangan sektor perikanan.

Perwakilan AIIB saat ini berada di Maluku untuk meninjau langsung kesiapan proyek. Dari hasil kunjungan lapangan dan pembahasan awal, AIIB menegaskan minatnya untuk mendukung pembangunan yang berkaitan dengan sektor perikanan, bukan pada aspek logistik maupun infrastruktur lainnya.

“Mereka bersedia turut berkontribusi mendanai proyek tersebut bersama World Bank. Ketertarikan mereka secara khusus berada pada sektor perikanan,” ungkap Lailossa.

Sebagai tindak lanjut, delegasi AIIB telah melakukan serangkaian pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Maluku. Pembahasan teknis bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah dilaksanakan sebelumnya.

Baca Juga :  Saadiah Uluputty Beri Dukungan Moral untuk Fasilitator Lapangan Program BSPS Maluku

Sementara pertemuan dengan Gubernur Maluku dilakukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus membahas arah kerja sama dan dukungan investasi.

Masuknya AIIB sebagai calon mitra pendanaan semakin memperkuat optimisme terhadap percepatan realisasi MIP.

Kehadiran dua lembaga keuangan internasional, yakni Bank Dunia dan AIIB, diharapkan menjadi katalis pembangunan sektor kelautan dan perikanan Maluku, sekaligus memperkuat posisi Provinsi Maluku sebagai salah satu pusat industri perikanan nasional, demikian disampaikan Lailossa. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku
Peletakan Batu Pertama Pastori Patahuwe, Simbol Pemulihan Nyata
Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027
Maluku Disiapkan Jadi Hub Keselamatan Pelayaran Indonesia Timur
Pemkab SBT dan Kementerian PKP Genjot 500 Unit Rumah Layak Huni
PLN Siapkan Rp9 Triliun untuk Perluasan Akses Listrik di Maluku

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:41 WIT

Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam

Selasa, 22 September 2026 - 20:54 WIT

Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIT

Peletakan Batu Pertama Pastori Patahuwe, Simbol Pemulihan Nyata

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIT

Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027

Kamis, 17 September 2026 - 17:13 WIT

Maluku Disiapkan Jadi Hub Keselamatan Pelayaran Indonesia Timur

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT