AMBON,HEADLINE.TIMUR.COM – Selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon mengambil langkah inovatif dengan memanfaatkan area parkir eks Pasar Apung sebagai lokasi Ramadan Fair.
Pj. Kepala UPTD Parkir Dishub Kota Ambon, Gino Pattiasina, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Berbagai komoditas mulai dari sembako, kuliner, hingga produk fesyen tersedia di lokasi ini.
“Inovasi ini bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menggerakkan roda ekonomi. Pedagang bisa mendapat keuntungan, dan warga dapat memenuhi kebutuhan Lebaran dengan lebih mudah,” ujar Gino.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Gino menepis anggapan bahwa lahan parkir eks Pasar Apung telah dialihfungsikan sepenuhnya menjadi pasar. Menurutnya, area tersebut pada dasarnya tetap diperuntukkan bagi kendaraan roda dua.
Namun, selama ini lokasi tersebut jarang diminati pengendara karena jaraknya yang cukup jauh dari Gedung Baru Pasar Mardika dan Pasar Ikan Arumbae.
“Kami memanfaatkan lahan ini agar tidak mubazir. Selama masa penertiban, banyak masyarakat yang keberatan parkir di situ karena jaraknya yang jauh. Jadi, daripada tidak maksimal, kami gunakan untuk Ramadan Fair,” terangnya.
Selain membantu UMKM, gelaran ini juga memberikan kontribusi positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai jenis retribusi, di antaranya retribusi parkir, retribusi pedagang, dan retribusi kebersihan.
Menariknya, khusus untuk retribusi parkir, Dishub sudah menerapkan sistem non-tunai. “Kami menggunakan mesin m-pos, sehingga pembayaran langsung masuk ke kas daerah Kota Ambon secara transparan,” tambah Gino.
Area parkir eks Pasar Apung yang memiliki panjang sekitar 100 meter ini diperkirakan mampu menampung maksimal hingga 30 pedagang selama penyelenggaraan Ramadan Fair. (HT-01)










