Satgas Pangan Maluku Temukan Sejumlah Bapok di Pasar Mardika Dijual di Atas HET

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Tim Satgas Pangan Daerah Maluku menggelar pengawasan intensif terhadap harga, keamanan, dan mutu Bahan Pokok Penting (Bapokting) di sejumlah pasar serta distributor di Kota Ambon, Jumat (6/3/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri.

Pengawasan terpadu ini melibatkan personel Polda Maluku, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, serta tim dari Badan Pangan Nasional. Secara total, tim menyisir 11 titik yang mencakup pedagang eceran hingga distributor besar.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil pengecekan, sebagian besar harga komoditas strategis terpantau stabil. Namun, tim masih menemukan beberapa komoditas yang dijual melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP).

Beberapa temuan signifikan di antaranya telur ayam Rp2.200 – Rp2.300 per butir, gula pasir Rp19.000 per kilogram, beras premium Rp18.000 per kilogram.

Baca Juga :  Kadis Perindag Maluku Mulai "Berkantor" di Pasar Mardika, Pastikan Pengelolaan Berjalan Sesuai Aturan

Kemudian cabai rawit merah dan cabai keriting melonjak di kisaran Rp60.000 – Rp80.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita ditemukan distributor yang menjual seharga Rp17.000 per liter, di atas HET.

Selain persoalan harga, tim juga menemukan produk beras dengan kemasan tertentu di salah satu distributor yang belum mengantongi izin edar dari pemerintah pusat.

Sebagai langkah awal, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku telah melayangkan teguran tertulis kepada pelaku usaha yang melanggar ketentuan HET Minyakita.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Kombes Pol Piter Yanotama, selaku Kasatgas Pangan Daerah Maluku, menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat guna melindungi konsumen dari praktik perdagangan yang tidak sehat.

“Kegiatan ini adalah upaya negara memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau. Kami tidak akan segan menindak distributor maupun pedagang yang sengaja memainkan harga di atas ketentuan,” tegas Piter.

Baca Juga :  Buka Pattimura Expo dan Job Fair 2026, Rektor Unpatti Tekankan Kolaborasi Strategis

Ia menambahkan bahwa Satgas Pangan mengedepankan pendekatan pembinaan secara bertahap. Namun, jika ditemukan pelanggaran serius yang merugikan masyarakat luas—seperti penimbunan atau spekulasi—pihaknya akan melakukan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku.

Ke depan, Satgas Pangan Maluku akan meningkatkan koordinasi lintas instansi untuk memantau jalur distribusi, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan logistik tersendiri.

Selain pengawasan fisik, sosialisasi mengenai regulasi perdagangan terbaru juga akan terus dilakukan kepada para pengecer.

Langkah preventif ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketahanan pangan di Maluku tetap terjaga di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Blok Masela Dipercepat, Konstruksi Dimulai pada 2027
ISPIKANI Dorong Hilirisasi Perikanan demi Ketahanan Pangan Nasional
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Gubernur Maluku Jadi yang Pertama Didata BPS
Rektor Unpatti : Rantai Pasok Blok Masela Wajib Sejahterakan Maluku
Pelaku Usaha Lokal Maluku Harus Diprioritaskan Masuk Rantai Pasok Blok Masela
Siasati Ketergantungan APBN, Wagub Maluku Dorong Optimalisasi Sektor Pertanian dan Kelautan
Tak Lama Lagi, Tambang Gunung Botak Dikelola secara Legal
Ekonomi Digital Ambon Didorong Masuk Peta Data Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:15 WIT

Proyek Blok Masela Dipercepat, Konstruksi Dimulai pada 2027

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:33 WIT

ISPIKANI Dorong Hilirisasi Perikanan demi Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:16 WIT

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Gubernur Maluku Jadi yang Pertama Didata BPS

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:18 WIT

Rektor Unpatti : Rantai Pasok Blok Masela Wajib Sejahterakan Maluku

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:59 WIT

Pelaku Usaha Lokal Maluku Harus Diprioritaskan Masuk Rantai Pasok Blok Masela

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakan

Kota Tual Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Provinsi Maluku 2026

Senin, 29 Jun 2026 - 21:24 WIT

Opini

Hari Raya itu Bernama Piala Dunia

Senin, 29 Jun 2026 - 21:03 WIT