Gubernur Maluku Fasilitasi Rekonsiliasi Hitu Mesing – Morela

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR. COM – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, memfasilitasi pertemuan mediasi antara masyarakat Negeri Hitu Mesing dan Negeri Morela, Kabupaten Maluku Tengah, guna mendorong rekonsiliasi dan kesepakatan damai permanen.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (5/3), ini dihadiri oleh jajaran Pemprov Maluku, perwakilan DPRD Maluku, Dir Binmas Polda Maluku, Pemkab Maluku Tengah, serta unsur kepolisian setempat. Hadir pula Raja Hitu Mesing, Raja Morela, Raja Hitu Lama, serta tokoh masyarakat dari kedua belah pihak.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa masyarakat kedua negeri yang terdampak konflik sejatinya memiliki keinginan kuat untuk kembali hidup berdampingan secara harmonis.

Perwakilan masyarakat Negeri Hitu Mesing mengapresiasi langkah cepat Gubernur dalam memediasi konflik tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Gubernur. Kami berkomitmen untuk kembali hidup damai, terlebih pemerintah menyatakan komitmennya membantu memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak,” ungkap perwakilan tersebut.

Senada dengan hal itu, perwakilan masyarakat Negeri Morela menekankan bahwa pemulihan fisik merupakan kunci utama stabilitas sosial. “Pembangunan kembali rumah-rumah warga yang terbakar adalah langkah krusial. Jika ini direncanakan secara terstruktur, kedamaian akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran para Raja dan tokoh masyarakat untuk aktif meredam potensi konflik susulan agar proses perdamaian tidak tercederai.

Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku bersama Pemkab Maluku Tengah akan segera bergerak menangani dampak kerusakan.

Baca Juga :  Cari Bintang Religi Muda, LASQI Kota Ambon Gelar Audisi Gratis

“Kami sangat menyesalkan peristiwa ini. Namun, kerusakan yang ditimbulkan akan segera ditanggulangi. Dalam waktu dekat, perbaikan rumah warga yang rusak akan dimulai,” tegas Gubernur.

Gubernur menambahkan, pemulihan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya menciptakan kondisi damai permanen. Ia juga meminta masyarakat untuk menghentikan segala tindakan yang mengganggu ketertiban umum, termasuk pemblokiran jalan.

“Mari kita menatap hari esok dengan semangat baru. Saling menghormati, mematuhi hukum, dan mempercayakan proses hukum sepenuhnya kepada aparat yang berwenang. Kita ingin perdamaian ini terwujud secara permanen,” pungkasnya. (HT-02)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apresiasi Kafilah MTQ, Wagub Maluku Komitmen Perkuat Pembinaan Generasi Qurani
Forum Peduli SBB Kirim Satu Truk Bantuan untuk Korban Konflik Patahuwe-Lisabata
Pendekatan Humanis, Kapolres SBB Perkuat Sinergi Bersama Eks Napiter
Kafe Ujung JMP Salurkan 1 Ton Beras untuk Korban Bentrok Taniwel
Gubernur Maluku: Agama Mengajarkan Kedamaian, Persaudaraan Menghadirkan Kekuatan
LPKA Ambon Perkuat Moral Anak Binaan Bersama Kemenag
Isbat Nikah Terpadu, 60 Pasutri di Ambon Dapat Kepastian Hukum
Batas Akhir Registrasi Bansos 31 Agustus 2026, Warga Ambon Diimbau Segera Mendaftar

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:28 WIT

Apresiasi Kafilah MTQ, Wagub Maluku Komitmen Perkuat Pembinaan Generasi Qurani

Rabu, 16 September 2026 - 14:35 WIT

Forum Peduli SBB Kirim Satu Truk Bantuan untuk Korban Konflik Patahuwe-Lisabata

Rabu, 16 September 2026 - 10:04 WIT

Pendekatan Humanis, Kapolres SBB Perkuat Sinergi Bersama Eks Napiter

Selasa, 15 September 2026 - 06:29 WIT

Kafe Ujung JMP Salurkan 1 Ton Beras untuk Korban Bentrok Taniwel

Minggu, 6 September 2026 - 22:35 WIT

Gubernur Maluku: Agama Mengajarkan Kedamaian, Persaudaraan Menghadirkan Kekuatan

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT