Nelayan SBT Kejar Kapal “Pencuri Ikan” Asal Bitung, Bisa Picu Konflik

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal pencari ikan asal Bitung saat dikejar nelayan lokal di perairan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kamis (19/2/2026) dini hari. (Foto: tangkapan layar akun Gaston)

Kapal pencari ikan asal Bitung saat dikejar nelayan lokal di perairan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kamis (19/2/2026) dini hari. (Foto: tangkapan layar akun Gaston)

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Ketegangan terjadi di perairan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) setelah nelayan lokal mengejar sekitar tiga kapal pemancing malam (penongkol) asal Bitung.

Kapal tersebut dituding menjadi penyebab menurunnya hasil tangkapan nelayan lokal Bula akibat beroperasi terlalu dekat dengan area rumpon milik warga. Nelayan lokal resah, karena hasil tangkapan menurun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, kapal nelayan asal Bitung kerap mencari ikan di dekat rumpon nelayan Akibobu, Kecamatan Bula Barat sejak tujuh hingga delapan bulan lalu.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang nelayan Bula, Gaston, melalui postingannya di laman Facebook mengabarkan informasi terbaru terkait aktivitas kapal penangkap ikan asal Bitung pada Jumat (20/2/2026) pagi.

“Kalau mereka memancing di dekat rumpon nelayan lokal, ikan-ikan ikut terbawa arus mereka. Mereka mulai masuk ke wilayah SBT karena daerah asal mereka sudah mulai sepi ikan. SBT jadi sasaran karena stok ikannya masih melimpah,” ujar salah satu nelayan dalam kolom komentar.

Baca Juga :  Polda Maluku Perketat Patroli Pasca-lebaran

Polairud Lakukan Pemeriksaan 

Menanggapi keresahan nelayan di SBT mengenai aktivitas kapal nelayan asal Bitung, perwakilan Polairud Polda Maluku melalui Komandan Pos Airud Bula, Ridwan Mahu, memberikan klarifikasi resmi.

Ridwan menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kapal-kapal yang dimaksud. Untuk menjaga transparansi dan objektivitas, tim riksa Polairud turut melibatkan perwakilan nelayan lokal saat proses pemeriksaan berlangsung di atas kapal.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pihak kapal asal Bitung memiliki izin tangkap resmi di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 715, yang mencakup Laut Maluku dan perairan SBT.

“Meski dokumen lengkap, tim riksa tetap memberikan himbauan kepada kru kapal terkait keresahan nelayan lokal agar tetap menjaga kondusivitas di lapangan,”tulis Ridwan di kolom komentar.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Kenaikan Air Laut, Sejumlah Desa di SBT Terendam Banjir Rob

Ridwan juga menyampaikan tiga poin penting bagi para nelayan dan masyarakat SBT. Pertama, memastijkan ada bukti yang jelas jika kapal asal Bitung tersebut benar-benar melakukan pencurian ikan atau merusak rumpon milik warga sebelum melakukan tindakan.

Kedua, nelayan kecil dihimbau untuk tidak menempatkan rumpon pada jarak 40 Nautical Miles (NM) dari pantai. Lokasi yang terlalu jauh ke tengah laut sangat berisiko bagi keselamatan jiwa nelayan dengan armada kecil.

Para nelayan juga diingatkan untuk memastikan rumpon pribadi mereka memiliki Izin Penempatan Rumpon resmi dari Dinas Perikanan Tangkap Gugus 4 di Bula. Hal ini penting agar posisi rumpon terdata secara hukum dan terlindungi. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menjahit Sabuk Pertahanan Nasional dari Beranda Daerah
Polda Maluku Diminta Perkuat Fungsi Intelijen dan Deteksi Dini Guna Jaga Stabilitas Keamanan
Tuntut Kompensasi Blok Masela, Nelayan Lermatang Demo PT Inpex
Pertamina : Stok BBM di Ambon Aman, Jangan ‘Panic Buying’
Saadiah Uluputty Hadiri Atraksi Pukul Sapu Lidi Mamala-Morela, Dukung Pelestarian Budaya Maluku
Lapas Piru Razia Kamar Tahanan, Temukan Sejumlah Benda Tajam
Bupati Malteng Pastikan Dua PSN Senilai Rp640 Miliar Segera Dibangun di Negeri Liang
Negeri Morella Siap Gelar Atraksi Pukul Sapu Lidi dan Ritual Pela Gandong 2026

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 14:21 WIT

Menjahit Sabuk Pertahanan Nasional dari Beranda Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:57 WIT

Tuntut Kompensasi Blok Masela, Nelayan Lermatang Demo PT Inpex

Senin, 30 Maret 2026 - 22:22 WIT

Pertamina : Stok BBM di Ambon Aman, Jangan ‘Panic Buying’

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:08 WIT

Saadiah Uluputty Hadiri Atraksi Pukul Sapu Lidi Mamala-Morela, Dukung Pelestarian Budaya Maluku

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:53 WIT

Lapas Piru Razia Kamar Tahanan, Temukan Sejumlah Benda Tajam

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kajati Maluku Terima Mobil Tahanan Taktis dari Kejagung

Kamis, 2 Apr 2026 - 14:50 WIT

Daerah

Menjahit Sabuk Pertahanan Nasional dari Beranda Daerah

Kamis, 2 Apr 2026 - 14:21 WIT

Pemerintahan

Evaluasi PAD 2025, Wagub Maluku Tekankan Kemandirian Fiskal

Kamis, 2 Apr 2026 - 13:34 WIT

Hukum & Kriminal

Pendampingan Posbankum Perkuat Akses Keadilan Tingkat Desa di SBB

Rabu, 1 Apr 2026 - 15:50 WIT