Bupati Malteng Pastikan Dua PSN Senilai Rp640 Miliar Segera Dibangun di Negeri Liang

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.

Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, memastikan dua Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai Rp640 miliar akan segera dibangun di Perkebunan Awaeya, Negeri Liang.

Proyek besar ini mencakup pabrik pengolahan kelapa terintegrasi senilai Rp500 miliar dan pabrik pengolahan pala senilai Rp140 miliar.

Zulkarnain menyampaikan bahwa pembangunan dua PSN tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo melalui hilirisasi komoditas perkebunan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langkah ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama agraris global,” ungkap Zulkarnain, Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga :  21 Tahun Berjuang, Pengesahan RUU Daerah Kepulauan Tak Bisa Ditawar Lagi

Dalam menyukseskan program hilirisasi ini, pemerintah pusat menggandeng PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I.

Sebagai BUMN, PTPN diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus penghubung antara potensi petani lokal dengan teknologi industri modern dan akses pasar global.

Zulkarnain menambahkan bahwa proses groundbreaking (peletakan batu pertama) dijadwalkan berlangsung dalam satu hingga dua bulan ke depan.

“Rencananya, agenda ini akan dihadiri Bupati Malteng Pastikan Dua PSN Senilai Rp640 Miliar Segera Dibangun di Negeri Liang oleh Presiden Prabowo,” lanjutnya.

Target Produksi dan Pasar Ekspor

Pabrik kelapa terintegrasi yang akan dibangun memiliki kapasitas olah hingga 300.000 butir kelapa per hari.

Baca Juga :  Warga Temukan Jasad Hanyut di Pelabuhan Pengeringan Tanimbar

Produk yang dihasilkan meliputi, Medium Chain Triglycerides (MCT) tepung kelapa, dan aang aktif untuk pasar domestik dan ekspor.

Sementara itu, pabrik pengolahan pala akan difokuskan pada produksi oleoresin standar tinggi guna memenuhi pasar ekspor premium.

Oleoresin merupakan ekstrak biji pala yang menjadi bahan baku utama dalam industri makanan, kosmetik, hingga farmasi.

Bupati peraih gelar Magister Administrasi Publik ini menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik industri.

“Ini adalah upaya pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan ekonomi melalui pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya bagi warga Maluku Tengah,” pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara
Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib di Maluku Jadi Komitmen Daerah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:13 WIT

Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT