AMBON,HEADLINETIMUR.COM – Pemerintah Kota Ambon mulai merencang dan merencanakan pembangunan untuk tahun depan.
Perencanaan tersebut diawali dengan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Ambon Tahun 2027, yang berlangsung di Hotel Kamari, Rabu (11/3/2026), yang dibuka oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta.
Forum ini bertujuan untuk memperoleh masukan, saran, serta penyempurnaan terhadap arah kebijakan pembangunan dan prioritas pembangunan daerah Tahun 2027, sekaligus memastikan keterpaduan perencanaan pembangunan daerah dengan aspirasi pemangku kepentingan serta arah kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui forum ini, kita memastikan proses perencanaan pembangunan daerah berjalan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Toisuta dalam sambutannya.
Penyandang disabilitas mendapat perhatian serius dalam rancangan agenda pembangunan pada tahun 2027 mendatang. Hal ini tertuang secara resmi dalam dokumen RKPD, dimana dua prioritas pembangunan tahun 2027 menyasar penyandang disabilitas yakni akses kerja bagi penyandang disabilitas, dan
penataan kawasan inklusif yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Sedangkan tiga program prioritas lainnya adalah penguatan ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja, perluasan akses pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, pengembangan UMKM, investasi daerah, dan intensifikasi PAD untuk memperkuat pembiayaan pembangunan.
Wawali mengajak seluruh perangkat daerah, khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, untuk tidak melihat perencanaan ini sebagai kewajiban administratif semata.
“Saya berharap setiap perangkat daerah menyusun program dengan cara pandang yang solutif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Semoga forum ini melahirkan berbagai gagasan dan perspektif baru untuk memperkaya kebijakan pembangunan Kota Ambon ke depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Ambon, Enrico R. Matitaputty menegaskan, disabilitas mendapat perhatian serius oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
“Beliau menyebutkan dua kali disabilitas untuk dimasukkan ke dalam prioritas pembangunan tahun 2027.
Di situ kita bisa melihat bahwa penyandang disabilitas menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan di Ambon,”ungkap Enrico saat menyampaikan materi pada kesempatan tersebut. (HT-01)










