AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Alvin Tuasuun, menegaskan komitmen pemerintah daerah terkait rencana pembangunan Maluku Industrial Park (MIP).
Alvin mengatakan, pada prinsipnya, Pemkab SBB dan seluruh elemen masyarakat sangat senang dan menaruh harapan yang sangat besar karena mandat proyek ini sangat luar biasa bagi kemajuan daerah.
Namun, pihaknya menyadari bahwa MIP merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). Keputusan akhirnya tidak hanya berada di tangan daerah, tetapi juga Pemerintah Pusat (Pempus) melalui berbagai pertimbangan ilmiah dan strategis.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Meski Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyatakan, lokasi MIP telah dipindahkan dari Waesarisa ke Pulau Ambon berdasarkan kajian ilmiah dari konsorsium yang dikomandoi Bank Dunia, kata Alvin, hal itu tidak menyurutkan perjuangan dan harapan masyarakat SBB.
Harapan tersebut disampaikan saat Pemkab SBB bertemu Gubernur Maluku sekitar dua pekan lalu.
“Pemkab SBB telah bertemu dengan Gubernur Maluku untuk menyampaikan aspirasi agar MIP tetap berlokasi di Waesarisa. Hal ini didasari atas dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat yang kini tinggal menunggu kepastian,”tegas Alvin saat menjadi narasumber pada dialog pemuda dengan tema “MIP SBB Failed” yang digelar DPD KNPI SBB di Media Cafe Ambon Ekspres, Rabu (4/3/2026).
Meski hasil kajian awal sempat memberikan indikasi yang mengecewakan, Alvin menegaskan bahwa selama belum ada keputusan final dari pusat, Pemkab SBB akan terus memperjuangkan lokasi tersebut.
Sementara itu, menanggapi simpang siurnya informasi di media sosial maupun media massa, pemerintah menegaskan bahwa lahan di Waesarisa telah disiapkan secara khusus untuk proyek ini.
Bahkan kata Alvin, Pemkab SBB tengah mempersiapkan lembaga serta produk lokal agar mampu bersaing dan berkontribusi jika MIP resmi dibangun di SBB.
Kehadiran pelabuhan Tol Laut di wilayah tersebut juga menjadi nilai tambah strategis.
“Kami terus berupaya maksimal. Dengan adanya infrastruktur pendukung seperti Tol Laut, SBB sangat siap menyambut kehadiran proyek strategis ini,” pungkasnya. (HT-01)










