AMBON,HEADLINETIMUR. COM – Genap satu tahun menakhodai Maluku bersama Wakil Gubernur Abdullah Vanath, Gubernur Hendrik Lewerissa memaparkan rapor capaian pemerintah provinsi. Meski sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif, ia mengakui masih banyak target pembangunan yang belum menyentuh garis finis.
Dalam keterangannya, Hendrik merinci beberapa poin krusial yang mengalami perbaikan signifikan selama masa kepemimpinannya.
Hendrik mengklaim pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan berada di atas rata-rata nasional, angka stunting mengalami penurunan, diikuti dengan merosotnya angka pengangguran terbuka.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, inflasi daerah dinilai relatif terkendali meski fluktuasi pasar global terus membayangi serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menunjukkan grafik peningkatan.
Selain indikator sosial-ekonomi, Hendrik menyoroti perbaikan tata kelola pemerintahan. Salah satu prestasi yang dibanggakan adalah perbaikan nilai fiskal daerah melalui Monitoring Center for Prevention and Integrity (MCPI).
“Awalnya kita berada di zona merah, sekarang sudah masuk zona hijau. Masih banyak capaian lain, meski saya tidak hafal satu per satu,” tambahnya.
Komitmen Menuntaskan Target
Kendati mengantongi sejumlah penghargaan nasional, Hendrik menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku tidak boleh terlena. Ia secara terbuka mengakui bahwa masih ada target pembangunan yang belum terealisasi sepenuhnya.
Ia berkomitmen untuk memacu kinerja aparatur sipil negara (ASN) agar lebih berorientasi pada pelayanan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras dengan arahan yang jelas agar seluruh rencana pembangunan dapat tercapai,” tegasnya.
Gubernur menekankan bahwa kemajuan Maluku tidak bisa dipikul oleh pemerintah sendirian. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dan elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pembangunan.
“Kami tidak mungkin bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan semua pihak untuk bersama-sama memajukan Maluku,” tutup Lewerissa. (HT-01)










