Sikap DPP Ganti Azis-Rovik, Kader Senior Sentil ‘Tukang Pukul’ Muktamar Ancol

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi lambang PPP retak. Foto : Mindra Purnomo/Cakradunia.co

Ilustrasi lambang PPP retak. Foto : Mindra Purnomo/Cakradunia.co

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Gejolak internal di tubuh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Maluku masih memanas.

Situasi ini menyusul penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua dan Sekretaris Wilayah yang memicu gelombang penolakan dari pengurus lama.

Kericuhan ini bermula dari terbitnya Surat Keputusan (SK) DPP PPP Nomor: 0056/SK/DPP/W/II/2026.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

SK yang ditandatangani oleh Ketua Umum Muhammad Mardiono dan Wasekjend Jabbar Idris tersebut menetapkan Muhammad Reza Bahawerez dan Muhammad Husein Tuharea sebagai Plt Ketua dan Sekretaris Wilayah PPP Maluku, menggantikan posisi Azis Hentihu dan Rovik Akbar Afifudin.

Eks Sekretaris Wilayah, Rovik Akbar Afifudin, secara tegas menolak keputusan tersebut. Ia menilai pergantian itu cacat prosedur dan menyalahi Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Rovik mensinyalir adanya skema yang dirancang pihak luar untuk merusak stabilitas PPP dari dalam.

Baca Juga :  Polemik SK Plt DPW PPP Maluku: Mardiono Dituding Langgar Konstitusi Partai

Penolakan serupa datang dari sejumlah Ketua DPC PPP yang selama ini dikenal sebagai loyalis barisan Azis-Rovik. Mereka menyatakan tidak mengakui kepemimpinan Reza dan Husein sebagai nakhoda baru di Maluku.

Respons Kader Senior: “Tanyakan ke Pusat”

Di sisi lain, tudingan adanya intervensi pihak luar dalam konflik ini dibantah oleh kubu berseberangan.

Sejumlah kader menuding kelompok Rovik tengah memainkan framing politik untuk menutupi persoalan internal yang sebenarnya.

Seorang kader senior PPP Maluku berinisial A menegaskan bahwa dalam sistem partai politik, keputusan strategis sepenuhnya merupakan hak prerogatif Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Jika ada yang keberatan soal Plt, mekanismenya jelas, tanyakan ke DPP. Kewenangan itu ada di pusat, bukan di daerah. Struktur partai bersifat hierarkis, dan semua kader wajib tunduk pada otoritas tertinggi,” tegas sumber tersebut, Sabtu (21/2/2026).

Kader tersebut juga mengaitkan manuver Rovik Cs dengan peristiwa Muktamar Ancol pada September 2025 lalu.

Baca Juga :  Saadiah Uluputty Desak Pembatalan PMK 81/2025 Karena Cacat Hukum

Menurutnya, posisi yang dialami Rovik saat ini bisa jadi merupakan konsekuensi dari rekam jejak politiknya saat itu.,

“Makanya, jangan jadi ‘tukang pukul’ saat Muktamar Ancol waktu itu. Bisa jadi sikap DPP hari ini adalah bias dari peristiwa tersebut, yang akhirnya berujung pada pergantian mereka,” cetusnya.

Ia menambahkan, membangun opini seolah-olah ada intervensi partai lain adalah langkah yang tidak proporsional dan justru merugikan citra partai di mata masyarakat Maluku.

Sebelumnya, menanggapi polemik ini, Plt Sekretaris Wilayah PPP Maluku, M. Husein Tuharea, memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba melawan keputusan resmi partai.

“Yang tidak mengakui SK DPP yang ditandatangani Ketum Mardiono, silakan ‘buang badan’. Orang boleh datang dan pergi, tapi partai harus tetap tegak. Tidak ada individu yang lebih besar dari partai,” tegas Husein. (HT-02)

Penulis : Headlinetimur

Editor : Headlinetimur

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPU Maluku Gelar Rakor Strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan
Pakar Usul KPU Jadi Cabang Kekuasaan Keempat untuk Jaga Independensi
Amnesty Internasional: Vonis Bebas Delpedro dkk Momentum Hentikan Kriminalisasi Sipil
Lawan Arus, DPP PPP Beri SP 1 dan 2 Kepada Rovik
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Masuk Bursa Capres 2029
Baliho PPP Maluku Dirusak, Pelaku Ngaku Disuruh Mantan Petinggi DPW
Rovik Afifuddin Sulit “Didongkel” dari Kursi DPRD Maluku, Ini Analisis Pengamat
Tuharea: Gejolak di PPP Maluku Hanyalah Dinamika Organisasi yang Normatif

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:12 WIT

KPU Maluku Gelar Rakor Strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:32 WIT

Pakar Usul KPU Jadi Cabang Kekuasaan Keempat untuk Jaga Independensi

Senin, 9 Maret 2026 - 09:18 WIT

Amnesty Internasional: Vonis Bebas Delpedro dkk Momentum Hentikan Kriminalisasi Sipil

Rabu, 25 Februari 2026 - 05:24 WIT

Lawan Arus, DPP PPP Beri SP 1 dan 2 Kepada Rovik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:50 WIT

Sikap DPP Ganti Azis-Rovik, Kader Senior Sentil ‘Tukang Pukul’ Muktamar Ancol

Berita Terbaru