AMBON, HEADLINETIMUR.COM- Universitas Pattimura (Unpatti) resmi mencanangkan perayaan Dies Natalis ke-63 yang berlangsung di Kampus Unpatti, Poka, Ambon, pada Selasa (31/3/2026).
Rangkaian kegiatan tahun ini mengusung tema strategis: “Potensi Unggul Untuk Indonesia Emas 2045: Inovasi, Kolaborasi, Keberlanjutan, dan Berdampak.”
Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-63 Unpatti, Dr. Ir. Pieter J. Kunu, M.P., dalam keterangannya pada Senin (30/3/2026), menyatakan bahwa tema tersebut mencerminkan kesiapan Unpatti dalam menghadapi dinamika global.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Tema ini sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan Unpatti saat ini. Ini merupakan penegasan bahwa setiap langkah, program, dan kegiatan akademik diarahkan secara terencana menuju visi jangka panjang universitas,” ungkap Dr. Pieter Kunu.
Pencanangan Dies Natalis ditandai dengan prosesi simbolis penyalaan obor oleh Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., di pelataran Kantor Pusat Unpatti. Sebelumnya, obor tersebut dibawa secara estafet oleh perwakilan mahasiswa dari Monumen Gong Perdamaian Dunia menuju kampus.
Selain seremoni, Unpatti juga menunjukkan kepedulian lingkungan melalui aksi bersih-bersih kampus bertajuk “Unpatti Kalesang Sampah”.
“Seluruh sivitas akademika Unpatti terlibat aktif membersihkan lingkungan kampus sebagai awal dimulainya rangkaian Dies Natalis ke-63,” tambah Dosen Ilmu Tanah Fakultas Pertanian tersebut.
Untuk memeriahkan hari jadi tahun ini, panitia telah menyiapkan berbagai lomba dan agenda akademik, di antaranya Lomba Akademik dan Kreatif Orasi Ilmiah, Konten Kreator, Duta Kampus, Tari Kreasi Baru, Krenova (Kreativitas dan Inovasi), Website Program Studi, dan Bertutur.
Agenda utamanya adalah Expo dan Job Fair, serta seminar Internasional.
Puncak acaranya pada Wisuda Sarjana/Profesi/Magister/Doktor pada 23 April 2026, yang dilanjutkan dengan Resepsi Dies Natalis ke-63 pada 24 April 2026.
Universitas Pattimura resmi berdiri melalui Keputusan Presiden Nomor 66 Tahun 1963 yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno pada 23 April 1963. Hingga kini, tanggal tersebut terus diperingati sebagai tonggak bersejarah berdirinya “Kampus Orang Bersaudara” di Maluku. (HT-01)










