Ombudsman Maluku Terima 852 Laporan Selama 2025, Pemda Jadi Instansi Terbanyak Diadukan

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 16:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku mencatat sebanyak 852 laporan masyarakat sepanjang tahun 2025.

Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yang didorong oleh masifnya program pengawasan jemput bola.

Salah satu motor utama peningkatan ini adalah program Teras Pelayanan Publik (Teras Yanlik).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Perwakilan Ombudsman Maluku, Hasan Slamat, menjelaskan bahwa kemudahan akses menjadi kunci masyarakat lebih berani bersuara.

“Peningkatan laporan ini mencerminkan tingginya kesadaran warga. Lewat Teras Yanlik, kami hadir langsung di tengah masyarakat sehingga mereka tidak lagi merasa kesulitan untuk mengadu,” ujar Hasan dalam keterangan resminya, Senin (30/3/2026).

Baca Juga :  Resmi Jadi Tersangka, Bripda MS Jalani Pemeriksaan Kode Etik di Polda Maluku

Program Teras Yanlik terbukti memberikan dampak konkret bagi masyarakat di wilayah pelosok. Pada September 2025 di Desa Benjina, Kepulauan Aru, program ini berhasil memfasilitasi pemenuhan hak ratusan warga secara instan.

Pemenuhan hak tersebut antara lain, 415 warga mendapatkan kepesertaan BPJS Kesehatan aktif, 262 warga menyelesaikan urusan administrasi kependudukan, dan 300 warga resmi terdaftar dalam PKH, Bansos, dan program kesejahteraan lainnya.

“Teras Yanlik bukan sekadar tempat melapor, tapi wadah untuk memastikan masyarakat langsung mendapatkan solusi atas hak-hak mereka,” tambah Hasan.

  1. Dominasi Maladministrasi Pemda

Meski partisipasi meningkat, data Ombudsman mengungkap catatan merah bagi instansi daerah. Dari total 852 laporan, 557 laporan ditujukan kepada instansi Pemerintah Daerah (Pemda).

Baca Juga :  Ditjen Gakkum ESDM Bongkar Tambang Ilegal Gunung Botak, Seret PT HAM dan WNA

Sedangkan 729 laporan didominasi oleh tren maladministrasi berupa “tidak memberikan pelayanan”. Sisanya mencakup dugaan penyalahgunaan wewenang oleh penyelenggara negara.

Hasan menegaskan bahwa temuan ini adalah alarm keras bagi penyedia layanan publik.

Ia berkomitmen bahwa Ombudsman akan terus melakukan pengawasan ketat dan memberikan tindakan korektif demi pembenahan sistem.

Memasuki tahun 2026, Ombudsman Maluku optimistis dapat memperluas jangkauan pengawasan, terutama di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

“Target kami ke depan adalah pemerataan pengawasan hingga ke pelosok. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat Maluku, di mana pun mereka berada, mendapatkan pelayanan publik yang adil dan berkualitas,” pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah
Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik
Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan
Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027
Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang
Maluku Raih Penghargaan Terbaik I dan Stimulan Rp2 Miliar dari Kemendagri
Dorong Kebijakan Berbasis Data, Pemprov Maluku dan Pemkot Tual Hibah Lahan Strategis ke BPS
Gubernur Maluku : Batas Taman Nasional Manusela Harus Ditetapkan Ulang

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:04 WIT

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:16 WIT

Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik

Minggu, 20 September 2026 - 14:52 WIT

Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIT

Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:36 WIT

Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT