AMBON, HEADLINETIMUR.COM— Sektor perikanan Maluku kembali mencatatkan prestasi di kancah internasional.
Bea Cukai Ambon resmi melepas ekspor 18 ton komoditas perikanan berupa Frozen Yellowfin Tuna dan Frozen Balobo (Pelagic Fish) dengan tujuan Jepang, Kamis (12/3), melalui Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon.
Pengiriman sebanyak 922 karton oleh PT Amy Pacific Morotai ini merupakan tindak lanjut strategis setelah sebelumnya sukses mengirimkan sampel produk.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Keberhasilan menembus pasar Jepang dalam skala komersial membuktikan bahwa kualitas hasil laut Maluku telah memenuhi standar ketat pasar Negeri Sakura tersebut.
Kesuksesan ekspor ini merupakan buah manis dari kolaborasi Tim Percepatan Ekspor yang melibatkan Bea Cukai Ambon, BPPMHKP Ambon,
Karantina Maluku, dan Disperindag Provinsi Maluku.
Kepala Bea Cukai Ambon, M. Farid Irfan M, menegaskan bahwa sinergi ini adalah kunci kelancaran proses di lapangan.
“Ekspor ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antarinstansi mampu membuka gerbang pasar internasional bagi komoditas lokal. Kami berkomitmen terus mendampingi pelaku usaha agar ekspor ini tidak hanya sekali, tapi berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Disperindag Provinsi Maluku, Achmad Jais Ely, menekankan pentingnya menjaga momentum ini untuk meningkatkan daya saing daerah.
Menurutnya, keberlanjutan ekspor akan menjadi mesin penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi di Maluku.
Dengan keberhasilan PT Amy Pacific Morotai, diharapkan para pelaku usaha lain di Maluku semakin termotivasi untuk menjajaki pasar global. Bea Cukai Ambon memastikan akan terus memperkuat ekosistem ekspor demi meningkatkan kontribusi sektor perikanan terhadap kesejahteraan masyarakat daerah. (HT-01)










