Unpatti Dukung Pengembangan Sekolah Laboratorium Terintegrasi PAUD hingga SMA

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 14:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Si., menegaskan komitmen universitas dalam mengembangkan Sekolah Laboratorium Terintegrasi.

Langkah ini merupakan kontribusi nyata Unpatti dalam memperkuat kualitas pendidikan dasar dan menengah di wilayah Maluku.

Hal tersebut disampaikan Rektor saat menerima kunjungan tim dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Jumat (10/4/2026) di Ruang Rapat Rektorat Unpatti.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan ini bertujuan meninjau lokasi pembangunan sekaligus memantau langsung proses pembelajaran siswa di Sekolah Laboratorium Unpatti.

Dalam sambutannya, Rektor menekankan bahwa kehadiran perwakilan kementerian adalah momentum penting bagi penguatan program strategis pendidikan.

“Ini bisa kita sebut sebagai program strategis nasional karena berdampak besar bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) ke depan,” ujar Rektor.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan sekolah laboratorium di lingkungan Unpatti telah dimulai sejak 2021, mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA. Saat ini, jenjang SMP dan SMA bahkan telah meraih Akreditasi A dengan lulusan yang kompetitif.

Sistem pembelajaran di sekolah ini telah mengadopsi kurikulum berbasis riset yang didukung oleh fasilitas laboratorium kampus. Namun, Rektor mengakui tantangan utama saat ini adalah keterbatasan infrastruktur.

Baca Juga :  Apresiasi Kolaborasi Guru-Orang Tua Dalam OBS, CEO Eduasyik: Semua Anak Adalah Bintang

“Saat ini kami masih menggunakan gedung eks-lembaga yang dialihfungsikan. Ke depan, kita membutuhkan fasilitas yang lebih representatif dan terintegrasi, termasuk pemanfaatan lahan untuk kegiatan produktif seperti pertanian sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual,” tambahnya.

Verifikasi Lahan untuk USB

Perwakilan Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Amalia, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari seleksi program pembangunan sekolah yang menjadi agenda prioritas pemerintah.

Tahun ini, pemerintah mengalokasikan pembangunan 34 sekolah baru di seluruh Indonesia melalui seleksi ketat.

“Kami hadir untuk memverifikasi langsung kondisi lahan yang diusulkan Unpatti. Status lahan harus jelas dan kami mendorong proses hibah agar tidak ada potensi sengketa di masa depan,” jelas Amalia.

Tim verifikasi juga akan menilai proyeksi pengembangan sekolah dalam lima tahun ke depan, termasuk potensi jumlah siswa dan kontribusinya terhadap mutu pendidikan daerah.

Amalia menambahkan bahwa konsep Lab School Unpatti sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun sistem pendidikan berkelanjutan dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Sarlota Singerin, menegaskan bahwa Unpatti berpotensi menjadi “Rumah Belajar” bagi masyarakat Maluku.

Baca Juga :  Unpatti Dorong Solusi Berbasis Data Atasi Kemiskinan di Maluku

Ia menyoroti pentingnya integrasi untuk menghindari ketimpangan mutu pendidikan yang selama ini sering terhambat oleh pembagian kewenangan (ego sektoral) antara kabupaten, provinsi, dan pusat.

“Kita harus keluar dari ego sektoral. Siklus pendidikan harus dibangun secara utuh dari dasar hingga perguruan tinggi agar mutu pendidikan di Maluku meningkat secara kolektif,” tegas Sarlota.

Ia berharap integrasi ini juga dapat mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas yang ada, terutama untuk membantu sekolah kejuruan (SMK) yang masih kekurangan tenaga pengajar produktif.

Setelah sesi diskusi, rombongan kementerian didampingi jajaran pimpinan universitas melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Laboratorium.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Direktorat SMA Kemendikdasmen Hilwa, para Wakil Rektor Unpatti, Kepala Biro Keuangan dan Umum, Sekretaris Badan Penyelenggara Sekolah Laboratorium Elsa Tamaela, serta perwakilan BPMP Provinsi Maluku, Rayhan Maricar.

Hasil verifikasi lapangan ini nantinya akan menjadi dasar pengambilan keputusan kementerian terkait kelanjutan pembangunan Unit Sekolah Baru di lingkungan Universitas Pattimura. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alimudin Kolatlena Dorong Perluasan Peran UIN Ambon Lewat Program NGOPI Bersama Kemenag
Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII
1.036 Lulusan Unpatti Didorong Jadi “Problem Solver” di Era 5.0
Kisah Dina Artika: Dari Ladang Sayur Karo hingga Predikat Cum Laude Fakultas Pertanian Unpatti
HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon
Gubernur Maluku Buka Advance Training Nasional HMI, Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas dan Solutif
Unpatti Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI secara Bijak dan Produktif
Tekan Dampak Media Sosial, Pemkot Ambon Wajibkan Siswa Baca Satu Buku Per Minggu

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:35 WIT

Alimudin Kolatlena Dorong Perluasan Peran UIN Ambon Lewat Program NGOPI Bersama Kemenag

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:44 WIT

Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:44 WIT

1.036 Lulusan Unpatti Didorong Jadi “Problem Solver” di Era 5.0

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:54 WIT

Kisah Dina Artika: Dari Ladang Sayur Karo hingga Predikat Cum Laude Fakultas Pertanian Unpatti

Senin, 27 Juli 2026 - 21:52 WIT

HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT