AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Universitas Pattimura merayakan puncak Dies Natalis ke-63 melalui acara resepsi yang digelar di Auditorium Unpatti, Jumat (24/4/2026).
Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen universitas dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd, dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang universitas.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan bahwa pencapaian Unpatti saat ini merupakan buah kerja keras kolektif seluruh civitas akademika sejak berdiri pada dekade 1950-an.
“Dedikasi para pendiri, pimpinan, dosen, hingga tenaga kependidikan telah membuahkan hasil yang kita nikmati hari ini,” ujar Rektor.

Menghadapi dinamika global yang dipicu oleh perkembangan teknologi dan perubahan geopolitik, Prof. Fredy menggarisbawahi pentingnya sinergi.
Menurutnya, kolaborasi dengan mitra nasional maupun internasional adalah kunci agar Unpatti tetap relevan dan kompetitif.
Inovasi Kurikulum: Bina Mulia Kelautan
Sebagai langkah konkret, Unpatti meluncurkan buku “Pola Ilmiah Pokok (PIP) Unpatti Bina Mulia Kelautan: Pengayaan Makna, Pembudayaan Wawasan, dan Kebijakan Implementatif”.
Buku ini akan menjadi pedoman utama dalam implementasi kurikulum Tridarma Perguruan Tinggi di seluruh fakultas, mempertegas identitas Unpatti sebagai kampus berbasis kelautan.

Rektor juga menegaskan ambisi Unpatti menuju World Class University. Fokus utama ke depan meliputi peningkatan kualitas SDM dan akreditasi lembaga, pengembangan riset bereputasi yang berdampak langsung bagi masyarakat serta penciptaan talenta yang mampu menjawab tantangan zaman.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Gubernur Maluku, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi Unpatti.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur menyebut Unpatti memiliki peran strategis dalam membangun fondasi generasi emas di Maluku.
“Tema yang diusung sangat relevan. Menumbuhkan talenta unggul adalah kunci pembangunan daerah dan nasional,” ungkapnya.
Acara ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol syukur, dilanjutkan dengan penyerahan naskah first printing buku PIP dari tim penulis kepada Rektor.
Selain itu, dilakukan penyerahan sertifikat hak cipta dari Kanwil Kemenkumham Maluku sebagai bentuk perlindungan legal atas karya ilmiah tersebut.
Unpatti juga memberikan penghargaan kepada Yehuda Excelfino Briliantrante, mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer, selaku desainer logo Dies Natalis ke-63.
Melalui usia ke-63 ini, Universitas Pattimura diharapkan terus bertransformasi menjadi pusat inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara. (HT-01)








