AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bula dan Bula Barat, serta Dewan Pimpinan Ranting (DPRa).
Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua DPD PKS SBT, Husen Rumadan, yang berlangsung di khidmat di Hotel Surya, Kota Bula, Rabu (13/5/2026).
Sejumlah tokoh politik potensial bergabung dengan PKS, seperti Ketua DPC PKS Kecamatan Bula, Saifudin Nurlete. Saifudin merupakan sosk berpengalaman di dunia politik yang pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar SBT.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan Ketua DPC PKS Kecamatan Bula Barat, Karsono, adalah seorang pengusaha lokal yang dikenal memiliki jejaring kuat di masyarakat.
Ketua DPD PKS SBT, Husen Rumadan, dalam arahannya menekankan bahwa PKS adalah partai yang mengedepankan konsep tarbiyah (pendidikan) dan kaderisasi yang berkelanjutan. Menurutnya, PKS tidak mengutamakan figur dengan nama besar secara instan, melainkan fokus pada kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Bagi PKS, kita tidak perlu banyak orang atau nama-nama besar di awal. Yang kita butuhkan adalah kerja-kerja besar yang manfaatnya dinikmati oleh orang banyak. Dari karya itulah, nama besar akan lahir dengan sendirinya,” ujar Husen di hadapan para kader.
Husen menjelaskan bahwa PKS menyediakan sarana belajar bagi setiap anggotanya, mirip dengan jenjang pendidikan formal namun lebih bersifat praktis dalam dunia politik dan pengabdian. Di PKS, setiap kader diajarkan tentang manajemen pemerintahan, konsep pembangunan, hingga perencanaan yang matang.
“Ini adalah ruang belajar sekaligus ruang kompetisi. Di sini tidak ada perbedaan senioritas yang menghambat. kita semua belajar. Saya sendiri bisa berdiri di sini setelah berproses selama 20 tahun. Proses inilah yang menjaga kualitas kepemimpinan kita dari tingkat desa hingga pusat,” tegasnya.
Ia juga mencontohkan bahwa kepemimpinan di PKS sangat terbuka bagi siapa saja yang mau berproses, terbukti dari figur Presiden PKS yang bisa berasal dari berbagai latar belakang daerah di Indonesia.
Target Politik di Kecamatan Bula
Selain penguatan internal, Husen memberikan catatan khusus terkait peta kekuatan politik di wilayah ibu kota kabupaten. Ia mengakui bahwa suara PKS di Kecamatan Bula masih perlu digenjot secara signifikan.
“Kita harus jujur, suara PKS di Kecamatan Bula yang merupakan Dapil (daerah pemilihan) 1 masih belum berdampak besar dibandingkan wilayah lain seperti Wakate. Di Bula kita masih berada di urutan keenam,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia menginstruksikan kepada pengurus DPC Bula dan Bula Barat yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Saifudin dan Karsono untuk segera membentuk struktur hingga ke tingkat ranting (desa).
“Kami berharap pengalaman ketua Bula da Bula Barat dapat membawa perubahan positif bagi perolehan suara partai ke depan,”ujarnya.
Menutup sambutannya, Husen juga mengingatkan para kader mengenai situasi ekonomi nasional yang sedang berada dalam era efisiensi.
Ia meminta pemerintah daerah dan seluruh elemen partai untuk mulai menyesuaikan diri, tidak hanya dalam urusan anggaran, tetapi juga dalam pola hidup dan pelaksanaan agenda-agenda daerah.
“Tantangannya tidak sedikit. Kita harus menyesuaikan dengan situasi nasional terkait efisiensi ini. PKS harus hadir menjadi bagian dari solusi dan tetap konsisten melayani masyarakat di tengah keterbatasan yang ada,” pungkas Husen. (HT-01)








