Hanyut hingga Maluku Utara, Nelayan SBB yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 12:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Lito Benities (51), nelayan asal Desa Kawa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang sempat dilaporkan hilang saat melaut, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada hari kedua Operasi SAR, Minggu (21/6/2026).

Korban ditemukan oleh kapal nelayan yang sedang melintas di sekitar Perairan Pulau Gomumu, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Lokasi penemuan ini berjarak cukup jauh, yakni sekitar 58 Nautical Mile (NM) arah utara dari lokasi kejadian awal.

Komandan Tim (Dantim) Ops SAR Desa Kawa, Poniman Arsad, menyampaikan bahwa pada hari kedua pencarian, pihaknya mengerahkan 2 SRU (Search and Rescue Unit) untuk memperluas area penyisiran.

Sejak pagi, rubber boat Basarnas dan longboat milik masyarakat bergerak menyisir beberapa titik koordinat yang telah ditentukan.

“Hingga sekitar pukul 15.15 WIT, upaya pencarian membuahkan hasil. Korban ditemukan selamat oleh kapal nelayan yang melintas di perairan Gomumu, Halmahera Selatan,” ujar Poniman.

Beberapa jam setelah informasi tersebut diterima, longboat masyarakat Desa Kawa berhasil menjangkau lokasi kapal nelayan tersebut untuk menjemput korban. Lito kemudian dievakuasi kembali menuju kampung halamannya di Desa Kawa.

Menurut keterangan Poniman, korban mengaku terombang-ambing di laut selama beberapa hari akibat kerusakan pada mesin motor tempel longboat-nya.

Baca Juga :  IJTI Maluku Sesalkan Emosi Berlebih Gubernur Saat Menjawab Pertanyaan Wartawan

Beruntung, ia mampu bertahan hidup hingga akhirnya diselamatkan. Saat ini, korban telah diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, kondisi membahayakan jiwa manusia ini dilaporkan oleh BPBD Kabupaten SBB pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 20.40 WIT.

Korban dilaporkan hilang kontak saat melaut sejak Kamis (18/6/2026). Upaya pencarian awal sempat dilakukan oleh masyarakat setempat, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya Tim SAR turun tangan.

Unsur terlibat dalam operasi pencarian yakni Basarnas Ambon, BPBD SBB, dan masyarakat setempat. Sedangka  peralatan utama yang digunakan ialah
truk personel, rubber boat, dan longboat masyarakat. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Evakuasi Pendaki Hipotermia di Gunung Kayu Satu Ambon
Speedboat Tenggelam di MBD: 8 Penumpang Belum Ditemukan, Salah Satunya Balita
Mesin Longboat Rusak, Tim SAR Selamatkan Dua Nelayan di Perairan Tual
Mahasiswa Unpatti Tewas Gantung Diri di Kamar Kos
Wali Kota Ambon Tinjau Longsor Gadihu, Desak Pengembang Bertanggung Jawab
Wawali Ambon Tinjau Lokasi Bencana dan Korban Pohon Tumbang
KM Putra Crrish Kandas di Perairan Benjina Aru, 44 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Lima Hari Menghilang, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 12:17 WIT

Hanyut hingga Maluku Utara, Nelayan SBB yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:39 WIT

Tim SAR Evakuasi Pendaki Hipotermia di Gunung Kayu Satu Ambon

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:17 WIT

Speedboat Tenggelam di MBD: 8 Penumpang Belum Ditemukan, Salah Satunya Balita

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:52 WIT

Mesin Longboat Rusak, Tim SAR Selamatkan Dua Nelayan di Perairan Tual

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:13 WIT

Mahasiswa Unpatti Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakan

Perdana di Lapas Wahai, 17 Warga Binaan Khatam Al-Qur’an

Minggu, 21 Jun 2026 - 21:05 WIT

Peristiwa

Tim SAR Evakuasi Pendaki Hipotermia di Gunung Kayu Satu Ambon

Minggu, 21 Jun 2026 - 15:39 WIT