AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Kebakaran hebat melahap dua bangunan milik PT Cahaya Bintang Manise di Dusun Amarumatena, RT 032 Negeri Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Jumat (21/8/2026) malam sekira pukul 21.00 WIT.
Kapolsek Salahutu, Iptu Haris, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan pabrik, Roberto Putinella (34), saat sedang melakukan patroli rutin di area perusahaan.
“Saat berada di pos penjagaan usai mengelilingi area pabrik, saksi mencium bau hangus yang menyengat. Ketika diperiksa, area foaming ternyata sudah dilalap api,” ujar Iptu Haris.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat kobaran api yang terus membesar, Roberto langsung menginformasikan kejadian tersebut kepada rekannya, Endo Vian Manuputty. Keduanya sempat berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Namun, lantaran hembusan api terlalu cepat membesar, mereka terpaksa mundur dan memfokuskan tindakan untuk mencegah kobaran merambat ke area produksi.
Pada pukul 21.32 WIT saksi menghubungi General Manager PT Cahaya Bintang Manise, Harisyto Rumimpunu, yang tengah berada di luar kota. Sedangkan koordinator perusahaan mengontak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Baguala.
Berselang beberapa menit, tepat pukul 21.40 WIT, personil piket Polsek Salahutu menerima laporan dan langsung bergerak menuju lokasi. Sepuluh menit kemudian, sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 23.30 WIT,” jelas Iptu Haris.
Iptu Haris menambahkan, saat insiden terjadi, area pabrik sudah dalam kondisi sepi karena jam kerja operasional telah selesai. Hanya tersisa petugas keamanan dan satu pekerja di lokasi.
Pihak kepolisian telah mengamankan TKP dengan memasang garis polisi (police line) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian material yang dialami perusahaan belum dapat dipastikan. Situasi di lokasi kejadian dipastikan telah aman dan terkendali,” pungkasnya. (HT-01)








