BULA, HEADLINETIMUR.COM – Tiga orang warga dilaporkan belum tiba di tujuan dan hilang kontak setelah melakukan perjalanan laut menggunakan speedboat dari kawasan Air Kasar menuju Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur.
Ketiga warga yang hingga kini belum diketahui keberadaannya tersebut adalah Aci Rumadai, Lahya Rumalolas, dan Ramon Rumbaru. Mereka diketahui berangkat dari Air Kasar pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIT dengan mengendarai satu unit speedboat berwarna dominan kuning, putih, dan biru bertuliskan “DD ADM ADAR”.
Kepolisian Sektor (Polsek) Gorom menerima laporan resmi terkait kejadian ini dari pihak keluarga korban, Anwar Rumatiga (33), warga Desa Usun Kataloka, pada Minggu (11/10/2026).
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kronologi Kejadian
Dalam laporan resmi Polsek Gorom yang diperoleh media ini, peristiwa berawal pada Jumat lalu ketika rombongan keluarga melakukan perjalanan laut dari Pulau Gorom menuju Keta untuk mengantarkan salah satu anggota keluarga yang sedang sakit.
Dalam perjalanan tersebut, rombongan sempat terhambat oleh cuaca buruk berupa kabut tebal hingga akhirnya terdampar di wilayah Air Kasar.
Selanjutnya, anggota keluarga yang sakit beserta sebagian rombongan melanjutkan perjalanan darat/laut menuju Bula. Sementara itu, pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIT, Aci Rumadai bersama Lahya Rumalolas dan Ramon Rumbaru memutuskan untuk kembali ke Pulau Gorom menggunakan speedboat.
Dalam kondisi cuaca normal, waktu tempuh dari Air Kasar menuju Pulau Gorom diperkirakan hanya memakan waktu sekitar 4 jam. Namun, hingga Minggu siang, ketiganya belum juga sampai di tempat tujuan.
Pihak keluarga telah berulang kali mencoba menghubungi ponsel para korban, tetapi seluruh nomor dalam keadaan tidak aktif.
Menanggapi laporan tersebut, pihak Polsek Gorom telah mengambil sejumlah langkah darurat, mulai dari pendataan identitas korban, pengumpulan data spesifikasi armada speedboat, hingga menghimpun informasi terkait rute dan kondisi cuaca di sekitar perairan.
Selain itu, Polsek Gorom juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pihak Basarnas/Tim SAR, untuk mendesak digelarnya Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) guna menyisir rute perjalanan korban di perairan Seram Bagian Timur.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan terus mengumpulkan informasi lokasi terakhir (last known position) guna mendukung proses pencarian ketiga warga tersebut. (HT-01)









