Menko Pangan Ajak Unpatti Kolaborasi Kelola Potensi Laut Maluku

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 13:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta.

Sinergi ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat ketahanan pangan, mengoptimalkan ekonomi karbon laut (blue carbon), serta menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan.

Hal tersebut ditegaskan Menko Pangan saat membawakan Kuliah Umum bertajuk “Peran Strategis Sumber Daya Kelautan dan Perikanan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional yang Berkelanjutan” di Aula Rektorat Universitas Pattimura (Unpatti), Rabu (2/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini digelar untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai potensi besar sektor bahari dalam menopang ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong pengelolaan sumber daya laut secara optimal, inovatif, dan berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Menko Pangan menyoroti peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung program-program prioritas pemerintah, khususnya di wilayah Kepulauan Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga :  Terima Sertifikat Kemen-PPPA, SDN 64 Ambon Jadi Model Sekolah Ramah Anak

Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pengembangan program Kampung Nelayan untuk menyejahterakan masyarakat pesisir. Program ini mencakup pembangunan berbagai fasilitas pendukung, seperti balai lelang, sarana penyimpanan (cold storage), penyediaan bahan bakar, hingga penguatan koperasi nelayan.

Selain perikanan tangkap dan budidaya, pemerintah juga memacu nilai ekonomi karbon laut (blue carbon). Potensi pembiayaannya, menurut Menko, dapat diakses melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Namun, pemanfaatannya memerlukan kelembagaan dan tata kelola yang tepat.

“Dalam konteks ini, perguruan tinggi dapat menjadi mitra strategis untuk riset, pendampingan, penguatan kapasitas masyarakat, hingga pengembangan program desa mandiri pangan berbasis potensi unggulan daerah,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintassektor—pemerintah, akademisi, dan dunia usaha—sangat krusial untuk menghasilkan inovasi serta teknologi aplikatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Rektor Universitas Pattimura, Prof. Fredy Leiwakabessy, menyambut baik arahan Menko Pangan. Dalam sambutan sekaligus pembukaan acara, Rektor menegaskan kesiapan Unpatti sebagai kampus berbasis kepulauan.

Baca Juga :  Gagas "Pelita Pendidikan Kepulauan", Mahasiswi Unpatti Raih Mahkota Miss Education Indonesia 2026

“Universitas Pattimura memiliki SDM yang mumpuni serta sarana pendukung untuk memperkuat kapasitas nasional di bidang kelautan dan perikanan,” tutur Rektor.

Salah satu aset unggulan yang disoroti Rektor adalah kawasan Marine Station seluas kurang lebih 12 hektare. Kawasan ini telah dilengkapi fasilitas pemeliharaan dan budidaya, keramba jaring apung, cold storage, hingga pabrik es.

Namun, pengelolaannya belum maksimal karena keterbatasan anggaran.

“Untuk mengoptimalkan produktivitas area tersebut, kita membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Padahal, Marine Station ini sangat potensial memperkuat ekosistem perikanan dari hulu ke hilir, termasuk riset pembenihan, pendidikan, dan peningkatan ekonomi warga,” jelas Prof. Fredy.

Ia berharap kunjungan Menko Pangan menjadi titik awal terbukanya sinergi nyata. Unpatti pun siap membuka akses penuh bagi jajaran kementerian untuk meninjau langsung kondisi Marine Station sebagai basis pengembangan program ke depan. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Maluku: Agama Mengajarkan Kedamaian, Persaudaraan Menghadirkan Kekuatan
Saadiah Uluputty Ajak Mahasiswa FTIK UIN Ambon Kritis dan Berani Suarakan Ketimpangan Pendidikan
LPKA Ambon Perkuat Moral Anak Binaan Bersama Kemenag
Bakar Semangat Maba Unidar, Wagub Maluku: Kalian Dididik untuk Ciptakan Lapangan Kerja
Gelar Pelatihan SPMI Bersama FTIK UIN Ambon, Alimudin Kolatlena Dorong Penguatan Mutu Madrasah
Sambut 6.000 Lebih Mahasiswa Baru, Rektor Unpatti Tekankan Kemandirian dan Kerja Keras
Menggali Peradaban Kepulauan Lewat Bedah Buku Prof. Aholiab Watloly di FISIP Unpatti
Sambut 5.846 Mahasiswa Baru, Unpatti Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 22:35 WIT

Gubernur Maluku: Agama Mengajarkan Kedamaian, Persaudaraan Menghadirkan Kekuatan

Jumat, 4 September 2026 - 13:53 WIT

Menko Pangan Ajak Unpatti Kolaborasi Kelola Potensi Laut Maluku

Rabu, 2 September 2026 - 18:03 WIT

Saadiah Uluputty Ajak Mahasiswa FTIK UIN Ambon Kritis dan Berani Suarakan Ketimpangan Pendidikan

Rabu, 2 September 2026 - 14:09 WIT

LPKA Ambon Perkuat Moral Anak Binaan Bersama Kemenag

Selasa, 1 September 2026 - 14:37 WIT

Bakar Semangat Maba Unidar, Wagub Maluku: Kalian Dididik untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Berita Terbaru

Prosesi penyerahan Pataka Kota Ambon oleh para jujare mongare kepada Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon yang digelar di Lapangan Merdeka, Senin (7/9/2026). (Foto : Diskominfo Kota Ambon)

Pemerintahan

HUT ke-451, Wali Kota Ajak Warga Jadikan Ambon Rumah Bersama

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:43 WIT