TUAL, HEADLINETIMUR.COM.– Tim SAR Gabungan berhasil evakuasi penyelamatan terhadap lima nelayan asal Kota Tual yang terombang-ambing akibat kerusakan mesin di perairan antara Pulau Ler dan Pulau Ngodan, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (6/9/2026).
Kelima nelayan yang berhasil dievakuasi selamat meliputi Rahmat Saleh (32), Tamiruddin (40),
Nawir (36), Kamarudin (43) dan Sahar Renuat (41).
Insiden bermula ketika kelima nelayan yang merupakan warga Desa Fiditan, Kota Tual, berangkat melaut sejak pukul 09.00 WIT menggunakan sebuah longboat. Namun, saat hendak kembali dari lokasi pemancingan sekitar pukul 15.30 WIT, perahu yang mereka tumpangi mengalami mati mesin hingga mati total di tengah laut.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi kedaruratan tersebut dilaporkan oleh salah satu kerabat korban, Rahmat Saleh, kepada Pos SAR Tual pada pukul 15.50 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tual bergerak ke titik koordinat berjarak sekitar 14,28 mil laut arah Barat dari Pelabuhan PPN Tual menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Dantim Ops SAR, Guntur Mohan Mewar, mengonfirmasi keberhasilan penemuan perahu korban pada sore harinya.
“Tim SAR Gabungan menemukan lokasi longboat sekitar pukul 17.02 WIT. Seluruh penumpang dipastikan dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi menuju Kota Tual untuk diserahkan kembali kepada pihak keluarga,” ujar Guntur, melalui rilis resmi Basarnas Maluku, Minggu (6/9/2026).
Proses penyelamatan berlangsung di tengah tantangan cuaca berawan dengan kecepatan angin mencapai 20 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter. Operasi ini melibatkan kolaborasi antara Tim Rescue Pos SAR Tual dan pihak keluarga korban dengan dukungan alutsista armada RIB serta Rescue Car.
Dengan terevakuasinya seluruh korban ke darat, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (HT-01)











