Mati Mesin di Laut, 3 Warga Kepulauan Aru Berhasil Diselamatkan

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 22:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOBO, HEADLINETIMUR.COM – Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan tiga warga Kabupaten Kepulauan Aru setelah longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan kebocoran di perairan Pulau Maikoor, Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (7/9/2026).

Laporan mengenai kondisi membahayakan jiwa tersebut pertama kali diterima dari Yosilabok sekitar pukul 07.30 WIT. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Siaga SAR (USS) Dobo bersama Lanal Aru langsung dikerahkan ke lokasi kejadian yang berjarak sekitar 23 mil laut.

Kondisi cuaca di lokasi saat operasi berlangsung tercatat berawan, dengan angin dari arah selatan hingga tenggara berkecepatan 23 knot, serta tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses pencarian berlangsung cukup lama hingga malam hari akibat jarak yang jauh dan minimnya sinyal komunikasi. Sekitar pukul 21.35 WIT, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari pihak keluarga bahwa ketiga korban berada di pesisir pantai Pulau Fatujuring untuk meminta bantuan evakuasi karena perahu mereka bocor.

Baca Juga :  Hanyut Hingga Raja Ampat, Nelayan Maluku Tengah Ditemukan Selamat

Koordinator Unit Siara SAR Dobo, Glenn Tehupuring, menjelaskan bahwa tim langsung bergerak ke Pulau Fatujuring dengan tetap mengutamakan keselamatan mengingat terbatasnya jarak pandang malam hari.

“Ketiga korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada pukul 22.45 WIT di sekitar Pulau Fatujuring,” kata Glenn melalui rilis resmi, Selasa (8/9/2026).

Para korban kemudian dievakuasi menuju Kota Dobo. Sekitar pukul 01.00 WIT, Tim SAR Gabungan beserta seluruh korban tiba di Pelabuhan Dobo dan langsung menyerahkan mereka kepada pihak keluarga.

Baca Juga :  Kunjungi Lokasi Kebakaran Batu Merah, Gubernur Maluku Salurkan Bantuan

Glenn menambahkan, ketiga korban merupakan warga Desa Serwatu, Kabupaten Kepulauan Aru yakni
Derek Kristian Apalem (53),
Daut James Apalem (20), dan Korinus Siarukin (25). Mereka berangkat dari Desa Serwatu menuju Kota Dobo pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIT.

Namun, saat berada di perairan Pulau Maikoor sekitar pukul 15.00 WIT, mesin perahu mereka mati hingga akhirnya terombang-ambing.

“Puji syukur operasi SAR berjalan lancar, seluruh korban ditemukan selamat dan sudah diserahkan kepada keluarga,” ujar Glenn.

Operasi SAR ini melibatkan personel dari Unit Siaga SAR Dobo, Lanal Aru, serta masyarakat setempat dengan mengandalkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) USS Dobo dan truk personel. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran di Batu Merah, Wali Kota Ambon Puji Aksi Heroik Damkar
Kunjungi Lokasi Kebakaran Batu Merah, Gubernur Maluku Salurkan Bantuan
Pabrik PT Cahaya Bintang Manise di Suli Terbakar, Penyebab Belum Diketahui
Sempat Hilang Saat Melaut, Dedi Suneth Ditemukan Meninggal Dunia
KLM Teluk Bara Karam di Tanjung Alang, 8 ABK Diselamatkan Yacht Selandia Baru
Mati Mesin di Perairan Kepulauan Aru, 14 Penumpang Speedboat Dievakuasi Selamat
Hanyut hingga Maluku Utara, Nelayan SBB yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Tim SAR Evakuasi Pendaki Hipotermia di Gunung Kayu Satu Ambon

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:53 WIT

Mati Mesin di Laut, 3 Warga Kepulauan Aru Berhasil Diselamatkan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:52 WIT

Kebakaran di Batu Merah, Wali Kota Ambon Puji Aksi Heroik Damkar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:46 WIT

Kunjungi Lokasi Kebakaran Batu Merah, Gubernur Maluku Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:42 WIT

Pabrik PT Cahaya Bintang Manise di Suli Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:36 WIT

Sempat Hilang Saat Melaut, Dedi Suneth Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT