AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Roni Fatubun, seorang nelayan asal Dusun Administrasi Parigi, Desa Wahai, Kabupaten Maluku Tengah, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat dinyatakan hilang di laut.
Roni berhasil dievakuasi oleh warga di sekitar perairan Desa Yelu, Pulau Misool, Raja Ampat, Papua Barat Daya pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIT.
Saat ditemukan, kondisi Roni tampak lemas di atas longboat miliknya. Warga kemudian membawa korban ke Pos Patroli Laut TNI AL Pulau Misool untuk mendapatkan perawatan medis.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, menjelaskan bahwa pada hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan sebenarnya baru saja memulai penyisiran sejak pukul 07.00 WIT menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
“Berselang satu jam pencarian, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari Kapolsek Wahai bahwa korban telah ditemukan selamat di perairan Pulau Misool dan sedang ditangani di Pos TNI AL setempat,” ujar Arafah.
Setelah menerima kabar tersebut, Tim SAR segera berkoordinasi dengan pihak keluarga yang kebetulan juga sedang melakukan pencarian mandiri di sekitar wilayah tersebut.
“Alhamdulillah, pihak keluarga sudah tiba di Pos TNI AL untuk menjemput korban. Setelah menempuh perjalanan selama beberapa jam, korban bersama keluarganya tiba kembali di Dusun Parigi dengan selamat pada pukul 17.00 WIT,” tambahnya.
Operasi SAR melibatkan, Basarnas, Polairud, TNI AL, dan masyarakat setempat dengan peralaan utama
RIB USS Bula dan longboat milik warga.
Kondisi cuaca dilaporkan berawan, angin utara ke timur laut (19 knot), tinggi gelombang 0,5 meter.
“Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,” pungkas Arafah. (HT-01)










