Konflik Sosial di Maluku Turun Drastis, Hanya 6 di Pertengahan 2026

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Angka konflik sosial di Provinsi Maluku menunjukkan tren penurunan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir.

Berdasarkan data Polda Maluku, jumlah konflik sosial turun dari 126 kejadian pada tahun 2024 menjadi 96 kejadian pada tahun 2025.

Sementara itu, sepanjang Januari hingga pertengahan Juni 2026, konflik sosial yang tercatat menurun tajam menjadi hanya enam kejadian.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun 2024 ada 126 kejadian, lalu 2025 turun menjadi 96. Hingga pertengahan tahun ini, tercatat baru enam kejadian. Ini merupakan capaian yang patut kita syukuri bersama,” ujar Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, dalam acara pertemuan dengan jurnalis dan organisasi kewartawanan di Ambon, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, adat, masyarakat, serta insan pers yang konsisten merawat semangat persaudaraan di Maluku.

Baca Juga :  Data Strategis Pemprov Maluku Harus Mudah Diakses Masyarakat

Ia menegaskan bahwa keamanan adalah hasil kerja kolektif, bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian.

“Polisi hanya menjadi penggerak dan fasilitator. Keberhasilan menjaga perdamaian ini lahir dari kesadaran seluruh masyarakat,” tegasnya.

Secara khusus, Kapolda mengapresiasi peran pers yang dinilai berkontribusi besar menjaga kondusivitas lewat pemberitaan yang akurat dan berimbang. Di tengah derasnya arus informasi digital, media arus utama (mainstream) memiliki posisi strategis sebagai benteng penangkal hoaks dan ujaran kebencian.

“Media mainstream adalah benteng informasi yang sehat karena melewati proses verifikasi dan menjunjung kode etik jurnalistik. Terima kasih atas dukungan rekan-rekan pers selama ini,” ungkap Kapolda.

Selain penguatan literasi digital untuk membentengi masyarakat dari berita bohong di media sosial, Kapolda juga menyoroti pentingnya edukasi bagi Generasi Z.

Baca Juga :  DPRD Maluku Desak Pemkot Ambon Rutin Razia di Eks Lokalisasi Tanjung Batu Merah

Mayoritas generasi muda saat ini tidak mengalami langsung konflik sosial akhir dekade 1990-an, sehingga perlu terus ditanamkan nilai toleransi dan kesadaran hukum sejak dini.

Dalam sesi dialog, Kapolda menerima berbagai masukan terkait kondisi sosial-budaya, kamtibmas, hingga isu transparansi rekrutmen Polri.

Menanggapi hal itu, ia memastikan bahwa proses rekrutmen anggota Polri konsisten menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dengan pengawasan ketat.

Mengakhiri dialog, Kapolda mengajak seluruh pihak untuk terus menghidupkan kearifan lokal sebagai fondasi kedamaian.

“Maluku Tarus Biking Bae dan Basudara Tarus Biking Bae. Ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama. Nilai pela gandong dan persaudaraan harus terus kita jaga,” pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Maluku Desak Pemkot Ambon Rutin Razia di Eks Lokalisasi Tanjung Batu Merah
Tokoh Lintas Agama Maluku Dorong Penguatan Hukum dan Deteksi Dini Konflik
Konflik Sosial di Maluku Menurun, Kapolda : Mesti Dicegah Sejak Gejala Awal
Tantangan Keamanan Kian Kompleks, Gubernur Maluku: Hukum Harus Jadi Panglima
Peletakan Batu Pertama Pastori Patahuwe, Simbol Pemulihan Nyata
Sinergi Hukum Adat dan Hukum Positif Perlu Diperkuat Cegah Konflik di Maluku
Bupati SBB Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Pascakonflik Lisabata-Patahuwe
Cegah Konflik Sosial, Polda Maluku Optimalkan Peran Polsek dan Baileo Emarina

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:04 WIT

DPRD Maluku Desak Pemkot Ambon Rutin Razia di Eks Lokalisasi Tanjung Batu Merah

Rabu, 23 September 2026 - 20:35 WIT

Tokoh Lintas Agama Maluku Dorong Penguatan Hukum dan Deteksi Dini Konflik

Rabu, 23 September 2026 - 20:11 WIT

Konflik Sosial di Maluku Menurun, Kapolda : Mesti Dicegah Sejak Gejala Awal

Selasa, 22 September 2026 - 21:11 WIT

Tantangan Keamanan Kian Kompleks, Gubernur Maluku: Hukum Harus Jadi Panglima

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIT

Peletakan Batu Pertama Pastori Patahuwe, Simbol Pemulihan Nyata

Berita Terbaru

Ilustrasi tinggi muka laut di Indonesia mengalami kenaikan. Foto: dsda.jakarta.go.id/Hadua

Lingkungan

49 Ribu Warga Maluku Terdampak Kenaikan Air Laut

Senin, 28 Sep 2026 - 17:08 WIT