AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Akses transportasi di Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, terancam lumpuh total.
Jalan raya di kawasan tersebut nyaris putus setelah hantaman gelombang laut memicu abrasi hebat yang meruntuhkan talud penahan jalan.
Kondisi jalan yang kian memprihatinkan ini membuat kendaraan roda empat sama sekali tidak dapat melintas. Saat ini, jalur tersebut hanya bisa dilewati oleh sepeda motor dengan ekstra hati-hati.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kerusakan jalan yang berlokasi tak jauh dari Bandara Pattimura ini memicu reaksi keras dari warga setempat.
Masyarakat mempertanyakan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menangani infrastruktur yang menjadi urat nadi ekonomi warga Leihitu Barat tersebut.
Seorang warga melalui media sosial mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyoroti kunjungan kerja Wakil Bupati di wilayah Leihitu Barat baru-baru ini yang diduga tidak melewati jalur rusak tersebut, sehingga kondisi riil di lapangan tidak terpantau langsung.
“Sepertinya saat kunjungan kemarin, pejabat melewati jalur alternatif dari Hitu. Padahal, jika lewat jalur Hatu, jaraknya jauh lebih dekat. Sayangnya, karena jalan rusak, akses kami jadi terhambat. Kami berharap Bapak Wakil Bupati bisa melihat langsung kondisi ini,” tulis salah satu warga di kolom komentar Facebook.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap adanya langkah cepat dari Dinas Pekerjaan Umum atau pihak terkait untuk melakukan perbaikan darurat sebelum jalan benar-benar putus total dan mengisolasi wilayah tersebut. (HT-01)











