AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih kepada tim Damkar Manise serta warga Negeri Batu Merah yang bahu-membahu memadamkan kebakaran hebat pada Jumat (28/8/2026).
“Sebagai Wali Kota Ambon, beta memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Damkar Manise dan warga masyarakat Negeri Batu Merah yang saling bahu-membahu memadamkan api di lokasi kejadian,” ujar Bodewin.
Ia juga menyoroti pengorbanan para petugas pemadam yang terluka saat bertugas di lapangan. Dedikasi tersebut dinilainya sebagai bentuk ketulusan nyata dalam melindungi masyarakat.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Damkar Manise Kota Ambon luar biasa. Anggota yang harus dirawat di rumah sakit karena tertimpa reruntuhan tembok adalah bukti keikhlasan dan dedikasi saudara-saudara dalam menjalankan tugas. Beta juga turut empati dan berbela rasa dengan keluarga korban warga yang turut dirawat akibat peristiwa ini,” lanjutnya.
Mengingat tingginya frekuensi insiden kebakaran di Kota Ambon belakangan ini, Bodewin menyemangati seluruh personel agar tidak surut langkah.
“Tetap semangat teman-teman Damkar. Banyak kejadian kebakaran belakangan ini di Kota Ambon, namun kalian tetap semangat dan tidak pernah terlambat. Beta bangga dengan Damkar Manise. Pantang pulang sebelum api padam. Kalian adalah pahlawan Kota Ambon,” tegasnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa kebakaran tersebut melanda kawasan padat penduduk dan ruko di RT 02/RW 01 Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon (sekitar area Puskesmas Rijali), pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIT.
Dugaan awal menyebutkan api dipicu oleh korsleting arus pendek listrik. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon bersama BPBD dan warga setempat bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan total setelah penanganan intensif selama kurang lebih 3 jam, sekitar pukul 12.00 WIT.
Dampak dari musibah ini menghanguskan sekitar 15 unit rumah, indekos, dan ruko warga.
Selain merusak bangunan, insiden ini mengakibatkan dua orang warga harus dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat tersengat listrik dan terkena reruntuhan saat mencoba mengevakuasi diri serta barang berharga.
Sementara itu, sebanyak 5 personel Damkar Manise mengalami luka ringan hingga sedang selama proses pemadaman akibat tertimpa balok, reruntuhan tembok, dan tertusuk paku. Seluruh petugas yang terluka telah mendapatkan perawatan medis di RS GPM, RS Bhakti Rahayu, serta Puskesmas Rijali.
Saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan total kerugian material serta mengawal proses pendinginan (cooling down) di area kebakaran agar benar-benar aman. (HT-01)








