DOBO, HEADLINETIMUR.COM – Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan tiga warga Kabupaten Kepulauan Aru setelah longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan kebocoran di perairan Pulau Maikoor, Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (7/9/2026).
Laporan mengenai kondisi membahayakan jiwa tersebut pertama kali diterima dari Yosilabok sekitar pukul 07.30 WIT. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Siaga SAR (USS) Dobo bersama Lanal Aru langsung dikerahkan ke lokasi kejadian yang berjarak sekitar 23 mil laut.
Kondisi cuaca di lokasi saat operasi berlangsung tercatat berawan, dengan angin dari arah selatan hingga tenggara berkecepatan 23 knot, serta tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Proses pencarian berlangsung cukup lama hingga malam hari akibat jarak yang jauh dan minimnya sinyal komunikasi. Sekitar pukul 21.35 WIT, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari pihak keluarga bahwa ketiga korban berada di pesisir pantai Pulau Fatujuring untuk meminta bantuan evakuasi karena perahu mereka bocor.
Koordinator Unit Siara SAR Dobo, Glenn Tehupuring, menjelaskan bahwa tim langsung bergerak ke Pulau Fatujuring dengan tetap mengutamakan keselamatan mengingat terbatasnya jarak pandang malam hari.
“Ketiga korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada pukul 22.45 WIT di sekitar Pulau Fatujuring,” kata Glenn melalui rilis resmi, Selasa (8/9/2026).
Para korban kemudian dievakuasi menuju Kota Dobo. Sekitar pukul 01.00 WIT, Tim SAR Gabungan beserta seluruh korban tiba di Pelabuhan Dobo dan langsung menyerahkan mereka kepada pihak keluarga.
Glenn menambahkan, ketiga korban merupakan warga Desa Serwatu, Kabupaten Kepulauan Aru yakni
Derek Kristian Apalem (53),
Daut James Apalem (20), dan Korinus Siarukin (25). Mereka berangkat dari Desa Serwatu menuju Kota Dobo pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIT.
Namun, saat berada di perairan Pulau Maikoor sekitar pukul 15.00 WIT, mesin perahu mereka mati hingga akhirnya terombang-ambing.
“Puji syukur operasi SAR berjalan lancar, seluruh korban ditemukan selamat dan sudah diserahkan kepada keluarga,” ujar Glenn.
Operasi SAR ini melibatkan personel dari Unit Siaga SAR Dobo, Lanal Aru, serta masyarakat setempat dengan mengandalkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) USS Dobo dan truk personel. (HT-01)








