AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Warga Kota Ambon sempat digegerkan oleh penemuan benda menyerupai bom saat proses penggalian tanah di depan Percetakan Mitra Sentra Ambon, Kelurahan Amantelu, Kecamatan Sirimau, Senin (27/7/2026).
Menindaklanjuti laporan warga, Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku bergerak cepat menuju lokasi sekitar pukul 08.56 WIT.
Dipimpin oleh Pasi Min Den Gegana AKP Barnabas Liroga, personel langsung memasang garis pengaman, mensterilkan area, dan mengidentifikasi objek sesuai SOP penanganan bahan peledak.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil analisis Operator Bomb Data Regional (BDR) memastikan bahwa benda tersebut adalah Unexploded Ordnance (UXO) atau bom pesawat peninggalan Perang Dunia II jenis KAAKAA-120. Benda yang sudah terpotong itu menyisakan bagian ekor dan sebagian badan bom dengan panjang total 174 cm dan diameter 42 cm.
Pemeriksaan mengonfirmasi bahwa UXO peninggalan perang tersebut dalam kondisi sudah tidak aktif sehingga tidak berpotensi meledak.
Untuk memastikan keamanan, Tim Jibom tetap menyisir area sekitar hingga pukul 11.45 WIT. Barang bukti kemudian dievakuasi dan diserahkan ke Polresta Pulau Ambon dan PP Lease untuk pendataan lebih lanjut.
Dansat Brimob Polda Maluku, Kombes Pol. Tesy Purnanto, menegaskan bahwa setiap potensi ancaman bahan peledak selalu menjadi prioritas utama.
“Seluruh tahapan penanganan tetap kami jalankan secara profesional. Setiap dugaan bahan peledak harus diperlakukan sebagai ancaman sampai dipastikan aman,” ujar Kombes Pol. Tesy.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak sekali-kali menyentuh, memindahkan, atau membongkar benda mencurigakan seperti bom, granat, maupun mortir.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, mengapresiasi respons cepat masyarakat yang langsung melapor sehingga potensi kepanikan dapat diredam.
“Situasi saat ini sudah sepenuhnya aman dan kondusif. Polda Maluku berkomitmen menjaga keamanan publik dari potensi bahaya sisa-sisa bahan peledak Perang Dunia,” pungkasnya. (HT-01)








