Warga Ambon Geger Temukan Bom Pesawat Perang Dunia II

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 22:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Warga Kota Ambon sempat digegerkan oleh penemuan benda menyerupai bom saat proses penggalian tanah di depan Percetakan Mitra Sentra Ambon, Kelurahan Amantelu, Kecamatan Sirimau, Senin (27/7/2026).

Menindaklanjuti laporan warga, Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku bergerak cepat menuju lokasi sekitar pukul 08.56 WIT.

Dipimpin oleh Pasi Min Den Gegana AKP Barnabas Liroga, personel langsung memasang garis pengaman, mensterilkan area, dan mengidentifikasi objek sesuai SOP penanganan bahan peledak.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil analisis Operator Bomb Data Regional (BDR) memastikan bahwa benda tersebut adalah Unexploded Ordnance (UXO) atau bom pesawat peninggalan Perang Dunia II jenis KAAKAA-120. Benda yang sudah terpotong itu menyisakan bagian ekor dan sebagian badan bom dengan panjang total 174 cm dan diameter 42 cm.

Baca Juga :  Aplikasi VID Makan Korban, Warga Maluku Rugi Hingga Puluhan Juta Rupiah

Pemeriksaan mengonfirmasi bahwa UXO peninggalan perang tersebut dalam kondisi sudah tidak aktif sehingga tidak berpotensi meledak.

Untuk memastikan keamanan, Tim Jibom tetap menyisir area sekitar hingga pukul 11.45 WIT. Barang bukti kemudian dievakuasi dan diserahkan ke Polresta Pulau Ambon dan PP Lease untuk pendataan lebih lanjut.

Dansat Brimob Polda Maluku, Kombes Pol. Tesy Purnanto, menegaskan bahwa setiap potensi ancaman bahan peledak selalu menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Aplikasi VID Makan Korban, Warga Maluku Rugi Hingga Puluhan Juta Rupiah

“Seluruh tahapan penanganan tetap kami jalankan secara profesional. Setiap dugaan bahan peledak harus diperlakukan sebagai ancaman sampai dipastikan aman,” ujar Kombes Pol. Tesy.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak sekali-kali menyentuh, memindahkan, atau membongkar benda mencurigakan seperti bom, granat, maupun mortir.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, mengapresiasi respons cepat masyarakat yang langsung melapor sehingga potensi kepanikan dapat diredam.

“Situasi saat ini sudah sepenuhnya aman dan kondusif. Polda Maluku berkomitmen menjaga keamanan publik dari potensi bahaya sisa-sisa bahan peledak Perang Dunia,” pungkasnya. (HT-01)

 

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aplikasi VID Makan Korban, Warga Maluku Rugi Hingga Puluhan Juta Rupiah

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:46 WIT

Warga Ambon Geger Temukan Bom Pesawat Perang Dunia II

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:43 WIT

Aplikasi VID Makan Korban, Warga Maluku Rugi Hingga Puluhan Juta Rupiah

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Naik Speedboat, Pengadilan Negeri Ambon Hadirkan Sidang Pidana di Saparua

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:23 WIT

Sosial Kemasyarakan

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:18 WIT