AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) akibat dinamika global, Polda Maluku resmi membentuk Batalyon Cadangan pada Senin (6/4/2026).
Langkah strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Maluku, Kombes Pol Ronald R. Rumondor, serta dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) dan perwira menengah di lingkup Polda Maluku.
Dalam arahannya, Kombes Pol Ronald menegaskan bahwa pembentukan batalyon cadangan ini merupakan langkah preventif untuk merespons cepat setiap situasi kontinjensi yang mungkin terjadi di wilayah Maluku.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Seluruh personel yang tergabung dalam struktur ini harus siap digerakkan kapan pun dibutuhkan. Setiap anggota wajib memahami posisi serta tugas pokoknya secara mendalam,” tegas Ronald.
Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan personel adalah kunci utama dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang dipicu oleh perkembangan situasi di tingkat global.
Selain kesiapan personel, Karo Ops juga menaruh perhatian khusus pada peran kepemimpinan di lapangan.
Para perwira dan komandan di setiap tingkatan—mulai dari tingkat Peleton hingga Batalyon—instruksikan untuk mampu mengendalikan pergerakan anggota secara efektif, cepat, dan terukur.
“Seorang komandan harus mampu mengambil kendali penuh dan memastikan seluruh personel bergerak sesuai perintah dalam koordinasi yang matang, terutama saat menghadapi situasi darurat,” tambahnya.
“Pembentukan Batalyon Cadangan ini menjadi bagian dari strategi besar Polda Maluku untuk memperkuat sistem pengamanan wilayah, sekaligus memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga di tengah dinamika yang tidak terduga,”pungkasnya. (HT-01)










