AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif pascabentrok antar-kelompok warga Desa Lauran dan Desa Bomaki, personel gabungan Polres Kepulauan Tanimbar bersama TNI dari Kodim 1507/Saumlaki menggelar patroli intensif berskala besar, Jumat (10/04/26) malam.
Patroli gabungan tersebut dipimpin oleh KBO Sat Samapta Polres Kepulauan Tanimbar, Ipda Simon S. Sabono, dengan melibatkan puluhan personel lintas instansi.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk menstabilkan kondisi psikologis masyarakat di wilayah terdampak.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Ayani, melalui KBO Sat Samapta menjelaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan bertujuan untuk mencegah segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) susulan.
Memberikan rasa aman bagi warga Desa Lauran maupun Desa Bomaki dalam beraktivitas, melakukan mitigasi dini agar tidak terjadi eskalasi konflik sosial.
“Tujuan utama kami adalah memastikan situasi benar-benar terkendali dan tidak ada pihak yang kembali terprovokasi,” tegas Ipda Simon.
Dalam pelaksanaannya, tim tidak hanya berpatroli menggunakan kendaraan, tetapi juga melakukan pendekatan dialogis dengan menyambangi tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di kedua desa.
Melalui komunikasi yang humanis, petugas mengimbau masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan, dan waspada hoaks atau informasi yang belum terverifikasi kebenarannya serta menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang.
Sinergitas TNI-Polri ini menjadi bukti nyata komitmen negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Kepulauan Tanimbar.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di perbatasan kedua desa terpantau aman dan kondusif. Meski demikian, personel gabungan tetap disiagakan di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi perkembangan situasi. (HT-01)










