Polres SBT Periksa Dua Kepala Instalasi Farmasi Puskesmas, Usut Dugaan Korupsi Obat di Dinkes

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 18:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret kantor Dinas Kesehatan Kabupaten  Seram Bagian Timur, di Jalan Protokol Bula. Foto: Istimewa

Potret kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur, di Jalan Protokol Bula. Foto: Istimewa

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Timur (SBT) mulai mengusut dugaan korupsi pengadaan obat Pelayanan Kesehatan Dasar (PKD) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten SBT Tahun Anggaran 2025.

Kasat Reskrim Polres SBT, Iptu Ainul Andri Lubis, menyatakan bahwa penyelidikan ini dilakukan berdasarkan laporan dan informasi dari masyarakat.

“Kami melakukan penyelidikan berangkat dari pengembangan informasi masyarakat. Terkait apakah ditemukan tindak pidana atau tidak, kami belum bisa pastikan karena prosesnya masih berjalan,” ujar Iptu Ainul saat diwawancarai, Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah melayangkan surat undangan klarifikasi kepada tiga kepala instalasi puskesmas, yakni Puskesmas Bula, Puskesmas Banggoi, dan Puskesmas Jakarta Baru. Agenda pemeriksaan berlangsung pada Senin, 6 April 2026.

Baca Juga :  Bentrok Hitu-Morella, 5 Rumah Terbakar, 4 Warga Tertembak

Namun, dari tiga pihak yang diundang, hanya perwakilan dari Puskesmas Banggoi dan Bula yang hadir memenuhi panggilan.

“Dari tiga puskesmas yang kami undang hari ini, baru dua yang hadir, yaitu Banggoi dan Bula. Sementara untuk Puskesmas Jakarta Baru masih berhalangan hadir,” jelas Kasat Reskrim.

Iptu Ainul menambahkan bahwa untuk sementara klarifikasi difokuskan pada tiga puskesmas tersebut. Jika hasil pemeriksaan sudah memberikan bukti permulaan yang cukup, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menghentikan pemanggilan puskesmas lain.

Baca Juga :  Oknum ASN Kejaksaan Jadi Tersangka Penipuan, Polda Maluku Bakal Jemput Paksa

“Untuk puskesmas di wilayah kepulauan, kita lihat progresnya nanti. Jika keterangan dari tiga orang ini dirasa sudah cukup, saya rasa tidak perlu lagi mengklarifikasi puskesmas di luar wilayah Bula,” paparnya.

Lebih lanjut, Lubis menegaskan bahwa status kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Peningkatan status ke penyidikan akan sangat bergantung pada hasil pengembangan fakta di lapangan.

Ia juga menepis kabar yang menyebutkan bahwa Kepala Dinas Kesehatan SBT, Punira Kilwalaga, akan segera diperiksa dalam waktu dekat.

“Prosesnya masih sebatas klarifikasi terhadap kepala instalasi farmasi masing-masing puskesmas. Jadi, informasi mengenai pemeriksaan Kepala Dinas itu tidak benar,” tegasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Naik Speedboat, Pengadilan Negeri Ambon Hadirkan Sidang Pidana di Saparua
Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu
Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana
Polda Maluku Sasar Tempat Hiburan Malam di Ambon, Periksa Urine Pengunjung
Dua Tersangka Pembunuhan Nus Kei Diserahkan ke Jaksa
Polda Maluku Minta Personel Siaga Penuh Hadapi El Nino dan Karhutla
Diduga Tipu Korban Rp125 Juta, Bripda ZO Jalani Sidang Etik Hari Ini
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, LPKA Ambon Intensifkan Razia Rutin

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Naik Speedboat, Pengadilan Negeri Ambon Hadirkan Sidang Pidana di Saparua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:31 WIT

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:25 WIT

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:01 WIT

Polda Maluku Sasar Tempat Hiburan Malam di Ambon, Periksa Urine Pengunjung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:55 WIT

Dua Tersangka Pembunuhan Nus Kei Diserahkan ke Jaksa

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Naik Speedboat, Pengadilan Negeri Ambon Hadirkan Sidang Pidana di Saparua

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:23 WIT

Sosial Kemasyarakan

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:18 WIT