YOGYAKARTA, HEADLINETIMUR.COM – Universitas Pattimura (Unpatti) kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat internasionalisasi perguruan tinggi.
Hal ini dibuktikan melalui partisipasi aktif dalam agenda MoU Signing and International Community Service Program yang diinisiasi oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) bekerja sama dengan Association for Collaboration and Worldwide Academia (ACWA) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa (12/5).

Kegiatan bertajuk Global Academic Partnership ini mempertemukan perguruan tinggi Indonesia dengan berbagai institusi pendidikan tinggi dari kawasan Asia Tengah, Asia Selatan, dan jaringan akademik global lainnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam forum tersebut, Universitas Pattimura melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) melakukan penandatanganan sejumlah Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan mitra akademik internasional asal Uzbekistan, Pakistan, serta beberapa negara lainnya.
Dekan FISIP Universitas Pattimura, Wahab Tuanaya, menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup penguatan Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian kolaboratif, pengabdian masyarakat internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga publikasi ilmiah bersama.
“Momentum ini bukan sekadar upaya mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, melainkan langkah strategis dalam membangun jejaring Unpatti di tingkat global, khususnya pada pengembangan ilmu sosial dan humaniora,” ujar Wahab.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Unpatti, Ronald Alfredo, menegaskan bahwa peluang kolaborasi internasional ini harus dioptimalkan untuk mendukung visi pimpinan universitas.

“Kesempatan ini adalah pintu masuk untuk meningkatkan kinerja Tridharma secara kolaboratif di level internasional. Ini sejalan dengan agenda utama Rektor untuk membawa Universitas Pattimura menuju World Class University,” tegas Ronald.
Melalui partisipasi aktif ini, Universitas Pattimura semakin mempertegas posisinya dalam meningkatkan daya saing global, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat kontribusi keilmuan bagi pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional. (HT-01)








