AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, memimpin langsung upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 tingkat Provinsi yang berlangsung khidmat di Lapangan Merdeka, Ambon, Senin (4/5/2026).
Momen peringatan tahun ini menjadi istimewa dengan diluncurkannya program “Polisi Mengajar”, sebuah inisiatif kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Polda Maluku untuk memperkuat pendidikan karakter di kalangan generasi muda.
Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, mulai dari Wakil Gubernur, Kapolda Maluku, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, hingga anggota DPRD Provinsi Maluku. Turut hadir pula Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita, pimpinan OPD, para kepala sekolah, serta perwakilan siswa SMA/SMK se-Kota Ambon.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaannya, D.N. Kaya bertindak sebagai Perwira Upacara, sementara posisi Pemimpin Upacara dipercayakan kepada Walem Rumangun, Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Ambon.
Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa program “Polisi Mengajar” akan diimplementasikan secara berkelanjutan di 11 kabupaten/kota di seluruh Maluku.
Ia memastikan program ini memiliki landasan komitmen yang kuat dari para Kapolres dan kepala daerah melalui dialog interaktif yang dilakukan secara daring.
“Materi seperti bahaya narkoba, pencegahan paham radikal, tertib berlalu lintas, hingga etika bermedia sosial memang sudah ada di kurikulum. Namun, penyampaiannya akan jauh lebih efektif jika diberikan langsung oleh aparat kepolisian yang berkompeten di bidangnya,” ujar Gubernur.
Beliau juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Polda Maluku atas inisiatif konkret dalam mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Raja-Raja.
Usai upacara, Gubernur bersama Kapolda Maluku meninjau langsung stand pameran karya siswa SMA dan SMK Kota Ambon.
Pameran ini menampilkan berbagai terobosan teknologi hasil kreativitas putra-putri daerah, antara lain pengembangan unit motor listrik, alat pengolah air hujan menjadi air siap konsumsi, aplikasi sistem absensi siswa mandiri, dan teknologi pembakaran sampah yang dikonversi menjadi energi listrik.
Peringatan Hardiknas 2026 ini diharapkan menjadi titik balik penguatan kolaborasi lintas sektor demi mencetak generasi Maluku yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara karakter dan kompetitif di era global. (HT-01)








