Ekonomi Maluku Trwulan II 2026 Tumbuh 5,31 Persen, Lampaui Nasional

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Pemerintah Provinsi Maluku menyambut positif capaian pertumbuhan ekonomi daerah yang menembus angka 5,31 persen (year-on-year) pada Triwulan II Tahun 2026. Angka ini resmi dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku di Aula Kantor BPS setempat, Rabu (5/8/2026).

Capaian tersebut melesat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebesar 3,39 persen. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Maluku kali ini sukses melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,29 persen.

Secara akumulatif pada Semester I-2026, ekonomi Maluku tumbuh sebesar 5,24 persen. Tren positif ini mencerminkan ketahanan sekaligus akselerasi perekonomian daerah yang makin solid.

Pertumbuhan ekonomi Maluku didorong oleh sejumlah sektor unggulan, yakni pertanian, kehutanan, dan perikanan yang merupakan penyumbang terbesar dengan kontribusi 1,18 persen, administrasi pemerintahan, perdagangan dan konstruksi, dan industri pengolahan.

Peningkatan di sektor pertanian ditopang oleh kenaikan produksi padi, lonjakan produksi ternak sapi hingga 22,17 persen, serta sektor perikanan yang mencapai 153 ribu ton (naik 4,39 persen dibanding Triwulan II-2025).

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi pilar utama dengan kontribusi sekitar 70 persen terhadap struktur ekonomi daerah, serta menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 4,11 persen. Peningkatan belanja pemerintah, investasi, dan aktivitas perdagangan ekspor-impor turut memperkuat laju ekonomi triwulan ini.

Baca Juga :  ISPIKANI Dorong Hilirisasi Perikanan demi Ketahanan Pangan Nasional

Mewakili Gubernur Maluku, Kepala BPKAD Provinsi Maluku, Jasmono, menyampaikan apresiasinya kepada BPS atas penyajian data statistik yang akurat dan komprehensif.

“Data ini menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Jasmono.

Ia menambahkan, berbagai indikator yang dirilis BPS—mulai dari pertumbuhan ekonomi, ketenagakerjaan, indeks ketimpangan gender, hingga hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Triwulan II-2026—akan menjadi acuan strategis perumusan kebijakan ke depan.

“Kami berharap seluruh data makroekonomi ini menjadi pedoman bersama untuk memperkuat sinergi pembangunan, serta mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Maluku,” pungkasnya. (HT-02)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mandiri Campus Hiring Hadir di Unpatti, Buka Peluang Karier Mahasiswa dan Alumni
Gubernur Maluku Tegaskan Blok Masela Harus Wujudkan Kesejahteraan Daerah
Dorong Kebijakan Berbasis Data, Pemprov Maluku dan Pemkot Tual Hibah Lahan Strategis ke BPS
Baru Dua Bulan Buka Dengan Meriah, Mie Gacoan Ambon Kini Disegel Gara-Gara Limbah
Langgar Aturan Baku Mutu Air Limbah, Mie Gacoan Ambon Ditutup Sementara
Pabrik Kelapa dan Pala Malteng Dibangun Oktober, Target Serap 3.000 Tenaga Kerja
Ekspor Maluku Januari-Juli 2026 Capai Rp591,84 Miliar, Didominasi Nonmigas
Maluku Raih Financial Literacy Award 2026, Wagub Terima Penghargaan dari OJK

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:52 WIT

Mandiri Campus Hiring Hadir di Unpatti, Buka Peluang Karier Mahasiswa dan Alumni

Kamis, 24 September 2026 - 13:52 WIT

Gubernur Maluku Tegaskan Blok Masela Harus Wujudkan Kesejahteraan Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 19:02 WIT

Dorong Kebijakan Berbasis Data, Pemprov Maluku dan Pemkot Tual Hibah Lahan Strategis ke BPS

Rabu, 16 September 2026 - 17:01 WIT

Baru Dua Bulan Buka Dengan Meriah, Mie Gacoan Ambon Kini Disegel Gara-Gara Limbah

Rabu, 16 September 2026 - 16:15 WIT

Langgar Aturan Baku Mutu Air Limbah, Mie Gacoan Ambon Ditutup Sementara

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT