AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Universitas Pattimura (Unpatti) memperkuat komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan berkualitas. Hal ini disampaikan Rektor Unpatti, Prof. Fredy Leiwakabessy, pada Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Unpatti, Rabu (26/7).
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa penerimaan mahasiswa baru merupakan momentum penting bagi Unpatti maupun para mahasiswa. Sebanyak 5.846 mahasiswa baru yang diterima merupakan bagian dari ribuan pendaftar yang bersaing untuk menempuh pendidikan tinggi di kampus tersebut.
Rektor mengingatkan mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Keberhasilan yang dicapai tidak terlepas dari perjuangan, kerja keras, serta doa orang tua.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, Prof. Leiwakabessy menegaskan Unpatti bertanggung jawab menyediakan pendidikan berkualitas dalam lingkungan akademik yang inklusif, kolaboratif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan.

“Ini adalah hak Anda untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Tuntutlah hak Anda pada ruang-ruang belajar yang inklusif, kolaboratif, kreatif, dan menyenangkan,” tegas Rektor.
Selain itu, Rektor menekankan pentingnya menciptakan kesempatan belajar yang setara tanpa diskriminasi. Unpatti wajib menjamin keselamatan, kenyamanan, kesehatan, dan kesejahteraan seluruh sivitas akademika.
Pembelajaran juga perlu dikembangkan secara fleksibel agar mahasiswa mampu berpikir kritis, adaptif, serta siap merespons perkembangan teknologi di era digital.
Rektor turut mengapresiasi mahasiswa baru yang memiliki pelbagai prestasi. Ia berharap mahasiswa tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga mengembangkan potensi kepemimpinan dan berkontribusi bagi almamater, masyarakat, serta bangsa.
“Kami menaruh harapan besar kepada Anda sekalian untuk membesarkan Unpatti,” ujar beliau.
Lebih lanjut, mahasiswa akan mendapatkan pembinaan dari dosen berlatar belakang magister, doktor, hingga profesor. Melalui pembelajaran di kelas maupun laboratorium, mahasiswa diharapkan mampu melahirkan karya-karya berkualitas.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Rektor meminta seluruh pimpinan fakultas memberikan dukungan maksimal agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu.
“Saya menegaskan kepada seluruh pimpinan fakultas bahwa anak-anak ini harus selesai dalam empat tahun ke depan,” pungkas Rektor sembari berharap para mahasiswa baru dapat lulus pada tahun 2030 dan menjadi pemimpin bangsa yang unggul.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Senat Unpatti, Prof. Tony D. Pariela, menjelaskan bahwa penerimaan mahasiswa baru ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya digelar dalam format Rapat Terbuka Luar Biasa Senat.
Menurut Prof. Pariela, prosesi ini merupakan rite of passage (ritus peralihan) yang menandai perubahan status mahasiswa menuju kedewasaan akademik. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak memandang pendidikan sebatas kehadiran di kelas, melainkan sebagai ruang untuk membangun pola pikir kritis dan bertanggung jawab. (HT-01)











