Apresiasi Kolaborasi Guru-Orang Tua Dalam OBS, CEO Eduasyik: Semua Anak Adalah Bintang

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Afif Rumbouw, CEO Lembaga Bimbel Eduasyik, menyampaikan sambutan pada pembukaan Olimpiade Bintang Sekolah (OBS) Kota Ambon Tahun 2026 yang digelar di kantor Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku, Senin, 11 Mei hingga Sabtu, 16 Mei 2026. Foto: Istimewa

Muhammad Afif Rumbouw, CEO Lembaga Bimbel Eduasyik, menyampaikan sambutan pada pembukaan Olimpiade Bintang Sekolah (OBS) Kota Ambon Tahun 2026 yang digelar di kantor Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku, Senin, 11 Mei hingga Sabtu, 16 Mei 2026. Foto: Istimewa

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) Eduasyik secara resmi menutup Olimpiade Bintang Sekolah (OBS) tahun 2026 di Kota Ambon, Sabtu (16/5/2026).

CEO Eduasyik, M. Afif Rumbouw, menegaskan dalam sambutaanya pada kegiatan tersebut, bahwa keberhasilan akademis dan karakter anak bukan sekadar hasil kerja keras satu pihak.

Menurutnya, prestasi anak merupakan buah dari sinergi yang kokoh antara siswa, guru, dan orang tua.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kompetisi tersebut.

“Jika siswa adalah bintang, maka guru adalah matahari yang memberi cahaya pengetahuan, sedangkan orang tua adalah langit yang selalu menaungi dengan doa dan kasih sayang,” ujar Afif filosofis.

Afif menambahkan, esensi dari perlombaan ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan menjadi wadah untuk menumbuhkan keberanian, rasa percaya diri, dan potensi masa depan bangsa.

Ia menilai setiap anak memiliki keistimewaan dan waktu tersendiri untuk menunjukkan kilaunya.

Oleh karena itu, ia berpesan agar para pemenang tetap rendah hati, sementara bagi siswa yang belum meraih hasil terbaik untuk tidak berkecil hati.

“Menjadi juara memang membanggakan, tetapi memiliki keberanian untuk mencoba dan terus belajar adalah kemenangan yang jauh lebih besar. Setiap anak adalah bintang, dan setiap bintang akan selalu berkilau pada waktunya,” tuturnya menyemangati para peserta.

Baca Juga :  Prestasi Membangakan, Mahasiswa Unpatti Sabet Empat Penghargaan di FAPERTA FAIR 9

Melalui momentum Olimpiade Bintang Sekolah ini, Bimbel Eduasyik berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berfokus pada pembentukan karakter.

“Kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai. Semoga ajang ini menjadi awal lahirnya generasi yang cerdas, berprestasi, berakhlak, dan mampu membawa perubahan besar bagi daerah dan bangsa,” pungkas Afif.

Pemlot Dorong Kolaborasi dan Investasi Pendidikan Anak

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Kota Ambon, Roberd Sapulette, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan peran aktif orang tua dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi Indonesia Emas 2045.

Plh Sekretaris Daerah Kota Ambon, Roberd Sapulette menyampaikan sambutan pada acara penutupan Olimpiade Bintang Sekolah yang digelar lembaga Bimbel Eduasyik, Sabtu (16/5/2026).

Roberd mengajak pihak lembaga Bimbel Eduasyik untuk memperluas jangkauan kompetisi di masa mendatang dengan melibatkan peserta dari kabupaten dan kota lain di Maluku.

“Kegiatan ini ke depan kalau bisa kita berkolaborasi. Undang juga dari kabupaten/kota yang lain untuk berkompetisi di Kota Ambon. Hal itu akan menambah pengalaman dan kesiapan personal anak-anak kita dalam menghadapi persaingan,” ujar Roberd.

Di hadapan para undangan yang hadir, Roberd mengingatkan para orang tua bahwa anak adalah investasi terbesar bagi masa depan. Oleh karena itu, persiapan matang harus dimulai sejak dini, termasuk dalam hal mendukung fasilitas belajar anak.

“Jangan pernah jemu atau mengeluh saat anak meminta uang untuk membeli buku. Percuma orang tua memiliki pangkat, jabatan, atau kekayaan, jika masa depan anak-anak justru berada di bawah standar orang tuanya saat ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Unpatti Dukung Pengembangan Sekolah Laboratorium Terintegrasi PAUD hingga SMA

Ia menambahkan, kesuksesan anak di masa depan tidak diukur dari seberapa terkenal atau terpandangnya orang tua mereka saat ini.

“Kelak, saat anak-anak ini tampil dan sukses, orang dengan sendirinya akan bertanya siapa ayah dan ibunya. Kata kuncinya adalah investasi masa depan,” lanjut Roberd.

Lebih lanjut, Plh Sekkot Ambon ini juga menyoroti durasi waktu anak di sekolah yang terbatas.

Menurutnya, tanggung jawab pendidikan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada guru yang harus mengawasi puluhan siswa di kelas. Waktu terlama anak justru berada di dalam lingkungan keluarga.

Roberd pun mengkritik tren penggunaan gawai (gadget) yang kerap menjadi pembatas hubungan emosional antara orang tua dan anak.

“Jangan sampai di momen-momen penting, anak sibuk dengan HP-nya, papa dan mama juga sibuk dengan HP-nya. Di negara maju seperti Jepang dan beberapa negara Eropa, penggunaan media sosial bagi anak sudah dibatasi. Sementara di kita, ada tren bangga kalau anak sudah pintar pegang HP,” kritiknya.

Menutup sambutannya, Roberd mengajak seluruh elemen untuk bersinergi demi melahirkan pemimpin masa depan yang berkualitas.”Ini adalah tanggung jawab bersama: Orang tua, guru, dan pemerintah. Kita harus bersinergi mempersiapkan generasi ini untuk memasuki masa Generasi Emas 2045. Merekalah yang akan menjadi para pemimpin kelak,” pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat
Alimudin Kolatlena Dorong Perluasan Peran UIN Ambon Lewat Program NGOPI Bersama Kemenag
Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII
1.036 Lulusan Unpatti Didorong Jadi “Problem Solver” di Era 5.0
Kisah Dina Artika: Dari Ladang Sayur Karo hingga Predikat Cum Laude Fakultas Pertanian Unpatti
HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon
Gubernur Maluku Buka Advance Training Nasional HMI, Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas dan Solutif
Unpatti Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI secara Bijak dan Produktif

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:18 WIT

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:35 WIT

Alimudin Kolatlena Dorong Perluasan Peran UIN Ambon Lewat Program NGOPI Bersama Kemenag

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:44 WIT

Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:44 WIT

1.036 Lulusan Unpatti Didorong Jadi “Problem Solver” di Era 5.0

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:54 WIT

Kisah Dina Artika: Dari Ladang Sayur Karo hingga Predikat Cum Laude Fakultas Pertanian Unpatti

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Naik Speedboat, Pengadilan Negeri Ambon Hadirkan Sidang Pidana di Saparua

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:23 WIT

Sosial Kemasyarakan

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:18 WIT